Dark/Light Mode
- Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia
- Bersama Danantara, BRI Kontribusikan Pajak Terbesar Dukung Pembangunan Nasional
- 3 Pemimpin Dunia Berkunjung Dalam Sepekan, Qodari: Bukti RI Makin Dipercaya
- BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris Jadi Wirausaha Lewat Program PEKA
- PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Surabaya Senilai Rp 151,9 Miliar
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Ketika para pemimpin masyarakat tidak lagi memihak kepada keadilan dan kemaslahatan masyarakat, mengabaikan akal sehat dan hati nurani, para pebisnis tidak lagi mengindahkan etika bisnis, para ulama dan ilmuan sudah kehilangan pertimbangan objektivitasnya, para buruh dan karyawan sudah kehilangan rasa ketulusannya, maka ketika itu bencana demi bencana senantiasa mengintai dalam masyarakat.
Al-Qur’an menginformasikan kepada kita bahwa wabah dan bencana seringkali diawali terjadinya berbagai penyimpangan perilaku dalam masyarakat. Perilaku alam raya makrokosmos seringkali berbanding lurus dengan perilaku manusia mikrokosmos.
Umat Nuh yang keras kepala (QS 53:52) ditimpa bencana banjir (QS 11:40). Umat Syu’aib yang korup (QS 7:85; 11:84-85) ditimpa gempa mematikan (QS 11:94). Umat Shaleh yang hedonistik (QS 26:146-149) ditimpa keganasan virus dan gempa bumi (QS 11:67-68).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.