Dark/Light Mode
- Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia
- Bersama Danantara, BRI Kontribusikan Pajak Terbesar Dukung Pembangunan Nasional
- 3 Pemimpin Dunia Berkunjung Dalam Sepekan, Qodari: Bukti RI Makin Dipercaya
- BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris Jadi Wirausaha Lewat Program PEKA
- PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Surabaya Senilai Rp 151,9 Miliar
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Di atas langit ada langit. Pepatah ini dialami Nabi Musa. Ia dikenal sebagai orang dan Nabi paling cerdas. Begitu cerdasnya sehingga ia mampu berkomunikasi langsung dengan Allah SWT, sebagaimana dinyatakan dalam ayat: “Dan (kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung. (Q.S. An-Nisa’/4:164).
Baca juga : Menempuh Jalan Suluk (3)
Nabi Musa juga satu-satunya yang dapat menaklukkan langsung rezim Fir’aun dengan menjebaknya di tengah laut. Mungkin karena kekhususan yang dimilikinya sehingga suatu saat ia larut dengan pujian dari sahabatnya sebagai sang penakluk Fir’aun dan Nabi paling cerdas, sehingga Allah SWT menegurnya dengan cara memerintahkannya untuk masih terus belajar, dan Nabi Musa pun melakukannya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.