Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Pengalaman Pilpres 2014 dan 2019 menunjukkan bangkitnya kekuatan radikal dengan jumah cukup dahsyat yang didukung oleh sejumlah parpol peserta pemilu. Ancaman tindak kekerasan dan kerusuhan massal nyaris terjadi. Beruntung, TNI dan Polri ketika itu bertindak cepat dan tegas.
Baca juga : Antara Subsidi Pertalite Dan Pupuk
Sebentar lagi bangsa ini akan berpesta Pemilu 2024. Dari beberapa kejadian akhir-akhir ini, penggunaan massa/pendukung radikal/ekstrim sudah menunjukkan tanda-tandanya. Beberapa parpol peserta pemilu tampaknhya masih gtetap akan memanfaat atribut-atribut agama tertentu, karena masih bisa dijual di masyarakat.
Baca juga : Mengusir Duta Besar Singapura Dari Indonesia?
Haruskah rakyat dibuat takut, bahkan mencekam hatinya, setiap kali hendak berpesta demokrasi? ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.