Dark/Light Mode
Tantangan Global Umat Masa Depan (18)
Kekuatan Globalisasi Islam
Tausiah Politik
Sebelumnya
3) Al-Musawa, yaitu prinsip persamaan. Islam memperkenalkan asas peradabannya dengan prinsip persamaan (al-musawa). Baik sebagai sesama makhluk biologis, sesama pewaris sejarah peradaban masa lalu, dan bentuk-bentuk persamaan lainnya. Islam selalu atau lebih sering mengedepankan prinsip persamaan (pricile of identity) ketimbang perinsip perbedaan (pricile of negation). Prinsip persamaan ini didasari oleh banyak ayat, antara lain QS Al-Hujurat/49:13).
4) Al-Tasaamuh, yaitu prinsip toleransi. Islam bukan hanya mewacanakan toleransi sebagaimana banyak disinggung dalam Al-Qur’an, antara lain QS al-Kafirun/109:1-6), tetapi juga dipraktekkan dalam lintasan sejarah umat Islam di berbagai negara, dari dulu sampai sekarang. Tidak kurang dari 15 kali kata Nashara (Kristen) dan 10 kali kata Yahudi disebutkan dalam Al-Qur’an.
Baca juga : Mengenalkan Divine Job
Bahkan agama-agama minoritas non Abrahamic Religion seperti Al-Shabi’in. Ini semua menggambarkan adanya spirit toleransi dalam perkembangan kebudayaan dan peradaban Islam.
5) Al-Musyawarah yang sudah menjadi bahasa Indonesia (musyawarah) yang tidak lain maknanya adalah demokrasi, yaitu memberi kesempatan secara terbuka kepada semua pihak mengedepankan pendapatnya secara merdeka, tanpa harus khawatir sedikit pun kepada siapapun, kerena prinsip demokrasi ini sesuai dengan anjuran Allah SWT dalam QS Ali ‘Imran/3:159).
Baca juga : Menguatnya Imigran Muslim Di Negara Maju
Allah SWT juga memberi contoh, dengan berdialog dengan para malaikat tentang rencana penciptaan manusia (QS al-Baqarah/2:30 dst), berdialog dengan Iblis (QS al-Hijr/15:32), dan manusia (QS al-A’raf/7:172).
Kelima nilai-nilai dasar tersebut di atas membuat amat mudah diterima oleh siapapun yang menggunakan keluhuran hati nuraninya, sangat compatible dengan universalitas kehidupan masyarakat. Bahkan dirasakan bagian yang inheren dengan kehidupan umat manusia, sehingga sulit diproteksi.
Baca juga : Memahami Hidup Dan Matinya Sebuah Rezim Dalam Al-Qur`an (1)
Citra negatif Islam sering muncul karena ulah sekelompok kecil umatnya yang menyandera Islam menjadi agama kekerasan atau sebaliknya agama liberal. Padahal Islam sesuai dengan namanya, islam, yang berakar kata aslama (ruba’i), bukan tsulatsi dan bukan pula sudasi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.