Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Membaca Ulang Al-Quran (29)Memahami Makna dan Hakekat Basmalah (6)
Allah, Rab, Ilah, dan Asma’ al-Husna (2)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Apakah substansi yang dinamai menjadi satu dengan namanya sendiri? Apakah nama sama dengan yang dinamai, tetapi berbeda dengan tindakan menamai?
Apakah nama tidak sama dengan yang dinamai, tetapi sama dengan tindakan yang menamai?
Sebuah nama, bisa saja sama dengan sesuatu yang dinamai, misalnya Allah sebagai sebuah zat, tetapi juga sekaligus sebagai sebuah wujud. Tetapi bisa juga sebaliknya.
Nama, bisa tidak sama dengan sesuatu yang dinamai. Oleh karena itu, di mana posisi kita menyangkut al-Asmâ al-Husnâ.
Ada tiga komponen yang perlu digarisbawahi, yaitu nama, yang dinamai dan penamaan.
Baca juga : Memahami Makna dan Hakekat Basmalah (5), Allah, Rab, Ilah, dan Asma’ al-Husna (1)
Di antara ketiganya satu sama lain tidak identik. Yang kita sembah adalah Allah SWT.
Sementara 99 nama Allah SWT, bukan berarti setiap yang dinamai memiliki substansi yang dinamai.
Dengan demikian, di sini kita bisa terjebak, seolah-olah kita menyembah 99 Tuhan. Banyak nama, tetapi satu zat.
Ada banyak zat, tetapi satu nama. Dalam konteks al-Asmâ al-Husnâ, meskipun mempunyai banyak nama, tetapi hanya satu zat.
Kelompok-kelompok nama itu sendiri, nanti akan dikelompokkan ke dalam beberapa komponen.
Baca juga : Memahami Makna dan Hakekat Basmalah (4), Antara Bismillah dan Bismi Rabbik (2)
Untuk memudahkan pemahaman kita, di sini akan diambil satu contoh, misalnya tentang pedang.
Di dalam benak kita, kalau kita menyebutkan pedang, maka terbersit ia sebagai alat untuk memotong.
Ketika pedang berada dalam sarungnya, pada saat itu kita namakan pedang, tetapi ketika pedang melakukan aksinya, maka yang menonjol dari sebilah pedang adalah ketajamannya.
Baik untuk membabat atau memotong. Contoh lain, salju adalah zat yang berwarna putih dan bersifat dingin.
Meskipun demikian, tidak semua yang putih itu mesti salju dan tidak semua yang dingin itu salju.
Baca juga : Memahami Makna Dan Hakekat Basmalah (3), Antara Bismillah Dan Bismi Rabbik (1)
Antara salju, putih dan dingin satu sama lain berbeda, tetapi menyatu di sebuah substansi. Contoh ini penting dalam memahami al-Asmâ al-Husnâ.
Sebagai contoh, nama saya Nasaruddin Umar. Apa hubungan antara nama saya dengan diri saya? Saya tidak tahu, yang jelas, orang tua saya telah memberi nama Nasaruddin (penolong agama).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.