Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Geopolitik Indonesia Menjaga Kawasan Indo-Pasifik

Jumat, 4 Agustus 2023 06:28 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan The 34th ­Annual International Military Law and Operations (MILOPS) Conference dari 30 negara, yang berlangsung di Denpasar, Bali, Indonesia, pada Senin 31 Juli hingga 3 Agustus 2023, mengungkap bahwa kawasan Indo-Pasifik demikian strategis. Maka kawasan ini mesti damai dan aman.

Maunya begitu –mesti damai dan aman. Namun dinamika di kawasan tersebut selalu memanas. Beberapa negara di kawasan ini memiliki klaim yang tum­pang tindih atas wilayah maritim dan pulau-pulau, seperti Laut China Selatan, Laut Timor, dan Laut Jepang. Maka sengketa ini sering memicu ketegangan dan konfrontasi.

Baca juga : Dinamika Geopolitik, Geostrategi Ekonomi Dan Pertahanan Indonesia-China

Lantas bayangkan: sengketa wilayah ini melibatkan beberapa negara seperti China, Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam. Klaim atas pulau-pulau terluar dan jalur perdagangan di Laut China Selatan menyebabkan ketegangan tinggi.

Ditambah lagi adanya rivalitas militer antara beberapa negara besar seperti China, Amerika Serikat, dan India. Jelaslah ini meningkatkan kecemasan mengenai eskalasi konflik dan perlombaan persenjataan di kawasan tersebut.

Baca juga : Etika Pemerintahan Dalam Perspektif Geopolitik

Maka pertemuan MILOPS di Indonesia ini menjadi penting dan perlu, sehingga problema di kawasan Indo-Pasifik menemui solusinya –walau bersumbu pendek. Setidaknya pertemuan ini mendedah bahwa persaingan di kawasan Indo-Pasifik ini tidak hanya terbatas pada isu militer, tetapi juga mencakup teknologi, termasuk keamanan siber, ruang angkasa, dan kecerdasan buatan.

Dengan membaca se­jumlah problema itu, maka cepat terdekteksi bahwa konflik di kawasan ini memiliki implikasi global dan kompleksitas yang tinggi. Untuk itu penyelesaiannya memerlukan diplomasi yang kuat, dan kerja sama ­antara ­negara-negara di kawasan tersebut serta aktor-aktor internasional.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.