Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Teologi Lingkungan Hidup (17)

Asal Usul Alam Semesta: Antara Tajalli dan Tajafi

Senin, 2 Oktober 2023 06:04 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam pandangan Ibn ‘Arabi, tajalli adalah alam semesta dan segala isinya adalah manifestasi keberadaan Tuhan Sang Wujud Mutlak (Wajib al-Wujud). Dengan kata lain, tajalli adalah transformasi dari dunia atas (al-maqam al-’ulwiyyah) ke dunia bawah (al-maqam al-sufla) melalui proses tajalli.

Proses transformasi tersebut tidak serta merta mereduksi atau menghilangkan keberadaan Sang Dunia Paling Atas. Ibaratnya, lembaran master copian yang digandakan ribuan kali lipat tidak mengurangi sedikitpun master copian.

Baca juga : Asal Usul Alam Semesta: Tajalli Tuhan

Disebut proses tajalli karena keberadaan berbagai entitas wujud bawah tetap menyisihkan bahkan tidak mengurangi sedikitpun Sang Wujud Awal/Asli.

Keberadaan wujud bawah termasuk manusia dalam ­waktu bersamaan beriringan wujud dengan Sang Wujud Awal/Asli. Inilah yang disebut dalam perspektif tasawuf dengan tingkatan wujud (al-maratib al-wujud).

Baca juga : Asal Usul Alam Semesta: Panteisme

Keberadaan Sang Wujud Awal/Asli menampakkan dirinya “sama” dengan wujud di level bawah, tetapi keberadaan wujud level bawah ini tetap disebut wujud relative atau “antara ada dan tiada”.

Tidak ada wujud di dalam alam bawah, termasuk di alam syahadah tanpa diawali dengan wujud yang sama di alam-alam atas. Gambaran wujud alam semesta sesungguhnya diawali dengan adanya wujud keaslian di Wujud Awal yang ada di level atas.

Baca juga : Mengenal Alam Mitsal (2)

Dengan demikian, peristiwa yang terjadi di alam syahadah waujud dan kejadian serupa juga terjadi di alam-alam atas dan di level paling atas. Allah SWT memanifestasikan diri-Nya ke wujud lain tanpa sedikitpun mengurangi kadar diri-Nya. Sebanyak apapun entitas wujud alam semesta tetap keberadaan Tuhan seperti semula, tidak pernah berkurang seiring dengan bertambah dan berkembangnya alam semesta.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.