Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
RM.id Rakyat Merdeka - Dewasa ini dunia sedang tidak baik-baik saja. Konflik antara Palestina dan Israel demikian mengerikan, menjadi konflik paling berkepanjangan dan kompleks di dunia. Belum lagi konflik Ukraina-Rusia. Ketegangan ini berawal dari aneksasi Krimea oleh Rusia dan ketidakpuasan di wilayah Donbas. Konflik ini menciptakan krisis kemanusiaan.
Tidak sampai di situ, ada juga konflik di Timur Tengah. Perang saudara di Suriah, permasalahan Israel-Palestina, perang di Yaman, dan ketegangan regional antara negara-negara Arab. Rangkaikan konflik yang terus berlangsung. Karuan saja ini memiliki dampak besar di kawasan tersebut.
Baca juga : Asal Usul Alam Semesta: Air (2)
Belum lagi terjadi di belahan dunia lainnya, yakni perselisihan Laut Cina Selatan. Sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Filipina, Vietnam, dan lainnya, bersaing untuk klaim wilayah di Laut Cina Selatan, yang merupakan jalur perdagangan penting. Perselisihan ini menciptakan ketegangan regional. Bersamaan pula mempertajam perdebatan tentang hak kedaulatan dan sumber daya alam di wilayah tersebut.
Lalu konflik di Afrika. Dalam benua Afrika ini malah berbagai konflik demikian beragam, termasuk konflik etnis, konflik berbasis sumber daya, dan perang saudara di beberapa negara. Konflik-konflik ini sering kali berkaitan dengan isu-isu sosial, ekonomi, dan politik. Selain itu krisis migran dan pengungsi di berbagai belahan dunia, seperti di Eropa, Amerika Latin, dan Afrika, juga menciptakan konflik dan ketegangan. Permasalahan ini sering kali berhubungan dengan konflik internal di negara asal para pengungsi.
Baca juga : Pemilu 2024: Geopolitik Indonesia Dalam Keadaan Waspada
Maka nyatalah kini bahwa situasi konflik global sangat beragam dan, kompleks. Ada berbagai permasalahan yang menciptakan ketegangan dan konflik di berbagai belahan dunia seperti tak kunjung surut. Dari semua konflik-konflik internasional itu, lantas sejauh mana peranan Indonesia dan perspketif ideologi Pancasila? Peran Indonesia dalam perdamaian dan resolusi konflik telah mencerminkan komitmen terhadap prinsip-prinsip Pancasila, seperti perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan bersama. Pancasila menjadi pedoman moral bagi tindakan Indonesia di dunia internasional, dan negara ini terus berupaya untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas global melalui diplomasi dan mediasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya