Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Beragama Dalam Keberagaman (38)
Keberadaan Sidulur Sikep (Samin)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Inti ajaran Samin antara lain nilai-nilai luhur kejujuran, kesederhanaan, kebersamaan, keadilan, dan kerjasama saling gotong-royong. Samin belum ditemukan memiliki kitab suci khusus, bahkan pada umumnya pengikutnya masih buta huruf.
Mereka masih terlena terhadap pesan leluhur yang diduga provokasi pemerintah kolonialisme Belanda yang melarang warga setempat untuk sekolah, cukup berpegang kepada nilai-niliai luhur nenek moyang mereka saja.
Baca juga : Keberadaan Kejawen Ajaran Ki Ageng Suryomentaram
Warisan nilai-nilai leluhur diperoleh melalui oral traditions dari mulut ke mulut. Setiap hari komunitas Samin cukup melakukan sembahyang dengan cara melakukan meditasi menghadap ke timur sekitar 3 menit. Niat sembahyangnya ialah: Ingsung wang wung durung dumadi konone namung gusti.
Umumnya komunitas Samin masih memilih afiliasi keagamaan kepada Islam seperti tercermin di kalangan mereka masih banyak mengisi kolom agamanya di KTP dengan agama Islam.
Baca juga : Keberadaan Brayat Agung Mojopahit
Hal yang perlu dicatat dari kelompok ini ialah menganjurkan kepada warganya untuk tidak membayar pajak kepada pemerintah kolonialisme Belanda. Namun ajaran seperti ini sebaiknya jangan lagi dilakukan di zaman kemerdekaan, karena pajak kegunaannya ialah memberikan penguatan kepada warga bangsa Indonesia.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Kamis, 12 Desember 2024 dengan judul "Beragama Dalam Keberagaman (38) Keberadaan Sidulur Sikep (Samin)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.