Dark/Light Mode

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (23)

Proto Peradaban Islam (3) Periode Abu Bakar (572-634 M)

Rabu, 3 September 2025 06:07 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Setelah  Abu Bakar meninggal, maka surat wasiat itu dibacakan dan akhirnya Umar bin Khaththab dikukuhkan sebagai khalifah kedua melalui pembaiatan yang dilakukan di Masjid Nabawi.

Pembaiatan Umar kelihatannya mulus karena tidak mendapatkan reaksi dari berbagai kalangan. Ini disebabkan karena kepiawaian dan kearifan Abu Bakar melibatkan para pihak di dalam membicarakan persoalan suksesi.

Baca juga : Proto Peradaban Islam (2) Periode Nabi Muhammad (570-632 M)

Model suksesi yang dijalankan untuk menggantikan Nabi Muhammad SAW sebagai kepala pemerintahan lalu digantikan dengan Abu Bakar, dan seterusnya kepada Umar bin Khaththab. Tetap menggunakan prinsip-prinsip musyawarah, sungguhpun orang-orang ini memang dikenal sebagai orang-orang terkuat dan terhebat di masanya. Tidak ada di antara mereka yang dipaksakan. Mereka juga tidak berambisi untuk mengemban jabatan khalifah itu. Mereka lebih mengedepankan ketawadhu’an dan akhlak karimah di atas ambisi pribadi dan golongannya.

Meskipun tidak lama menjabat sebagai khalifah dibanding dengan para pelanjutnya, tetapi ia berhasil meneruskan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW tanpa diwarnai kekacauan sebagaimana yang sering terjadi di dalam suksesi kepemimpinan di dunia Arab saat itu. Ia kembali menstabilkan perekonomian umat yang terguncang oleh kepergian Nabi Muhammad SAW. Kas-kas baitul mal kosong, setelah melalui pengaruhnya yang besar maka kas kembali beroperasi. Pundi-pundi umat tetap terpelihara hingga beliau wafat. 

Baca juga : Proto Peradaban Islam (1) Periode Nabi Muhammad (570-632 M)

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Rabu, 3 September 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (23) Proto Peradaban Islam (3) Periode Abu Bakar (572-634 M)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.