Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Entah apa strategi Donald Trump dalam hubungan dengan Korea Utama. Ada yang mencurigai, itu upaya Amerika untuk mengimbagi pengaruh China di semenanjung Korea dan Asia Timur.
Dalam hal ini, tentu untuk menjaga kepentingan dan keamanan Korea Selatan dan Jepang sebagai mitra Amerika. Tapi melihat kepada karakter Trump selama ini, justru dicurigai bahwa dengan inisiatif ini, dia berambisi memiilki sesuatu yang dianggap sebagai “Trade Mark” kepresidenannya.
Baca juga : Sirkus Politik Internasional
Maklum, secara “domestik” Trump tidak akan pernah mendapat pengakuan positif kecuali dari kalangan ekstrim white supremacy. Ambisi itu tentunya untuk mengimbangi popularitas Barack Obama dengan pencapaian-pencapaian kepresidenannya.
Sebut saja satu di antaranya adalah Obama Care atau jaminan kesehatan universal Obama. Walaupun belakangan Trump berhasil membatalkannya, tapi secara parsial pada bagian-bagian tertentu.
Baca juga : Kini Kita Hidup Dalam Sistem Ekonomi Apartheid!
Keberhasilan dan kepopuleran Barack Obama ternyata menjadi “tulang dalam daging” yang meresahkan Trump. Maka sepanjang kepresidenannya, dia berusaha melakukan “perception damaging” (merusak persepsi), bahkan “character assasination” atau pembunuhan karakter.
Ternyata upaya itu tidak berhasil. Obama justru tercatat sebagai presiden yang paling dicintai dan tanpa cacat integritas apapun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.