Dark/Light Mode

Etika Politik Nabi Muhammad SAW (45)

Mencela Hoax (1)

Rabu, 16 Desember 2020 05:04 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Hoax adalah berita bohong yang sengaja direkayasa untuk menutupi informasi sebenarnya. Hoax merupakan upaya pemutarbalikan fakta yang sesungguhnya dengan menggunakan informasi yang seolah-olah meyakinkan kebenarannya tetapi tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

Hoax juga merupakan dampak negatif dari kebebasan berbicara dan berpendapat di internet. Sedangkan menurut wikipedia, arti hoax adalah usaha untuk menipu pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu. Padahal pencipta berita tersebut tahu bahwa berita yang ia berikan adalah berita palsu.

Baca juga : Berinteraksi Dengan Warga Non-Muslim (5)

Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/ kejadian sejatinya.

Jika yang demikian itu disebut hoax, maka jauh sebelum saat ini, sudah ada penegasan dan peringatan Nabi Muhammad SAW agar umatnya jangan pernah mengungkap rekayasa kebencian untuk mendapatkan keuntungan subyektif.

Baca juga : Berinteraksi Dengan Warga Non-Muslim (4)

Di antara hadis yang mendukung pernyataan ini ialah: Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda: Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipu, dimana pada saat itu pendusta dibenarkan, orang benar didustakan, pengkhianat diberi amanah, orang yang jujur dikhianati, dan arruwaibidah berbicara.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.