Dark/Light Mode

Etika Politik Nabi Muhammad SAW (54)

Antara Politik Islam Dan Islam Politik (3)

Senin, 18 Januari 2021 05:00 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - ALI mengutus Abu Musa al-Asy’ary, seorang ulama yang disegani dan Amru ibn Al-Ash mewakili pihak Mu’awiyah. Amr ibn ‘Ash tahu keshalihan dan kelemahan Abu Musa. Amr meminta agar demi kemuliaan Islam dan demi kemaslahatan umat Islam, sebaiknya Ali dan Mu’awiyah mengundurkan diri, lalu dicari tokoh lain yang lebih netral, yang dapat diterima semua pihak.

Berita Terkait : Fenomena Deterritorialisasi Dunia Islam (1)

Abu Musa yang begitu lugu, perunding mewakili pihak Ali, menerima usulan itu. Ia diminta berpidato lebih awal di depan massa pasukan kedua belah pihak. Ia menyerukan bahwa sekarang ini tidak ada lagi khalifah dan kini saatnya kita akan mencari khalifah yang dapat diterima semua pihak.

Berita Terkait : Antara Politik Islam Dan Islam Politik (2)

Tiba giliran Amr ibn ‘Ash, menelikung pernyataan itu dengan mengatakan, oleh karena sekarang tidak ada lagi khalifah, maka dengan ini kami melegalkan Mu’awiyah sebagai khalifah. Tentu saja pihak Ali tidak menerimanya, maka peperangan pecah kembali. Begitulah seterusnya hingga Ali mati terbunuh di dalam perang saudara tersebut.
 Selanjutnya