Dark/Light Mode

Membangun Peradaban Berbasis Masjid (6)

Fungsi Masjid Nabi (12): Santunan Sosial (2)

Kamis, 18 Maret 2021 05:00 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Sama yang dilakukan oleh Amru bin ‘Ash, pernah membebaskan pajak bagi orang-orang non-muslim yang bisa menunjukkan jalan keluar untuk men­girimkan kebutuhan pangan ke Mekkah dan Madinah dari Qibti.

Baca juga : Fungsi Masjid Nabi (12): Santunan Sosial (1)

Umar bin Abdul Aziz (W.102 H.) yang juga dikenal sebagai khalifah yang amat bijaksana, pernah membuat kebijakan dengan menyurat kepada Gubernur Bashrah, Adiy Arta’ah (W.102), yang isinya antara lain: “Carilah orang-orang non-muslim yang sudah tua dan tidak lagi bekerja, berikan apa yang mereka butuhkan dari Baitul Mal”. (Lihat, Abu Ubaid bin Sallam, Al-Amwal,  halaman 57).

Baca juga : Fungsi Masjid Nabi (11): Penelusuran Bakat (2)

Soal pembebasan pajak dan bantuan langsung tunai (BLT) sering ditemukan dalam lintasan sejarah Islam, mulai dari zaman Nabi Muhammad SAW sampai sekarang. Islam dengan tegas melarang umatnya melakukan pembiaran terahadap suatu keadaan yang memprihatinkan se­cara kemanusiaan kepada umat manusia, tanpa membedakan agama dan etnik. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.