Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Mendiamkan kedhaliman, apalagi kedhaliman yang menyentuh kepercayaan atau keyakinan orang lain, merupakan sesuatu yang sulit diterima. Ungkapan kebencian berdasarkan agama tidak hanya diukur melalui ujaran dan statmen yang melahirkan kebencian terhadap orang atau kelompok tertentu tetapi melakukan pembiaran dan mendiamkan kedhaliman, kesewenang-wenangan terjadi di dalam masyarakat dapat juga difahami sebagai bentuk lain dari kebencian.
Baca juga : Mengklaim Kekayaan Agama Lain (2)
Seorang tokoh yang sangat berpengaruh dan sangat didengarkan suaranya oleh masyarakat, baik kapasitasnya sebagai tokoh agama, tokoh, adat, atau tokoh pemerintahan, melakukan pembiaran terhadap sebuah kedhaliman, tirani, dan anarkisme yang terjadi di dalam masyarakat, maka itu bisa diartikan sama dengan ujaran kebencian.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.