Dark/Light Mode

Andika Perkasa, Pilihan Tepat Presiden

Jumat, 5 Nopember 2021 07:30 WIB
Prof. Tjipta Lesmana
Prof. Tjipta Lesmana
Pengamat politik

RM.id  Rakyat Merdeka -
Oleh: Prof. Tjipta Lesmana
Pengamat Militer/Dosen Tamu SESKO TNI  
            

Berita Terkait : Memalukan, Silat Lidah PDIP & Demokrat

Teori Interaksi Simbolik (Symbolic Interactionism) salah satu teori paling penting dalam ilmu komuniksi. Teori ini mengandung 3 (tiga) adagium. Pertama, manusia bertindak terhadap satu obyek/symbol (bisa seseorang, benda, ajaran/ideologi, peristiwa dan lain-lain) selalu berdasarkan makna/arti obyek tersebut. terhadap dirinya. Kedua, makna obyek terutama berasal dari proses interaksi orang itu terhadap simbol. Ketiga, makna obyek tidak konstan, tetapi bisa berubah dari waktu ke waktu.            

Berita Terkait : Komponen Cadangan, Apa Relevansinya? 

Ketika Presiden Jokowi didampingi isterinya meninjau beragam alutsista modern milik TNI yang dijajarkan di depan Istana berkaitan dengan peringatan Hari TNI tanggal 5 Oktober yang lalu dan Jokowi tiba-tiba bertanya pada Ibu Negara: Ibu mau coba naik ke dalam tank ini dan meminta Andika Perkasa yang “setir”? Ibu Negara hanya tersenyum sejenak. Tapi, bagi akademisi komunikasi, pertanyaan Jokowi pada isterinya mengandung makna yang “tidak biasa”. Kenapa mendadak Jokowi menyinggung nama Kepala Staf Angkatan Darat pada kesempatan itu? Ahli komunikasi pasti memeras otak dan berikhtiar: pasti ada meaning penting di balik pertanyaan Jokowi yang dilontarkan sambal penuh senyum.

Berita Terkait : Perebutan Singgasana

Ketika Menteri Sekretaris Negara, Prof. Pratikno pada 11 Oktober 2021 sore tiba-tiba mengunjungi Jenderal Andika Perkasa di kantornya, Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Veteran, Itu pun peristiwa yang tidak bisa dikatakan sepele. Terkait dengan spekulasi pergantian Panglima TNI yang makin hari makin ramai, kunjungan Pratikno – salah satu pembantu dekat Presiden Jokowi, mau tidak mau dikaitkan dengan kemungkinan Andika yang ditunjuk oleh Jokowi. Apakah Pratikno membawa “pesan khusus” Presiden untuk Jenderal Andika dalam pertemuan tersebut? Asisten Mensesneg yang ikut mendampingi Praktikno ke kantor KASAD menjawab: sama sekali tidak menyinggung soal pergantian Panglima TNI. Sebuah sumber A-1 mengemukakan kepada saya, ya, sebetulnya Mensesneg sore itu “membisiki” KASAD tentang pergantian P5. Hanya saja, berita ini harus betul-betul dirahasiakan untuk sementara. Narasi yang dlempar keluar oleh Asisten Mensesneg: mereka membahas perkembangan Vaksin Gotong Royong yang memang a,l. disponsori oleh KASAD disamping Menkes Terawan ketika itu, Penelitian tentang Vaksin Gotong Royong dilakukan jauh sebelum “meledak” Covid-19 memang dilakukan para dokter ahli RSPAD, rumah sakit Angkatan Darat milik TNI Angkatan Darat.
 Selanjutnya