Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terbukti Secara Scientific, Marah-marah Bikin Cepet Tua
Minggu, 25 September 2022 11:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Petuah jangan marah-marah nanti cepat tua, ternyata bukan omongan asal njeplak. Wejangan lawas itu, bisa dibuktikan secara scientific.
Hal ini disampaikan Ahli Genomik Molekular Riza Putranto.
"Yang perlu menjadi catatan, marah yang seperti apa yang bisa mempercepat penuaan," kata Riza.
Baca juga : Beri Sayuran Segar Ke KPU, Partai Buruh Yakin Lolos Ke Senayan
Berikut bukti scientific, yang menunjukkan marah dapat mempercepat penuaan, seperti disampaikan Riza melalui laman Instagram-nya:
1. Journal of Clinical Psychology 1995 mengkategorikan kemarahan kronis/chronic anger dapat memicu penuaan seluler.
"Riset mengidentifikasi kemarahan kronis, sebagai kemarahan yang mudah muncul dan berkelanjutan. Bahkan karena hal-hal kecil," jelas Riza.
Baca juga : Pengamat Maritim Sarankan Dibikin ALKI Rest Area
2. Psychology and Aging 2019 menunjukkan, kemarahan mampu menginduksi peradangan tingkat sel.
Dalam batas normal, peradangan dapat diatasi oleh tubuh. Kecuali, jika berlangsung rutin.
3. Thorax 2006 memperlihatkan bukti penurunan kesehatan paru-paru, pada mereka yang memendam kemarahan atau emosi negatif.
Baca juga : Moeldoko: Pelonggaran Aturan Masker Jangan Bikin Kita Euforia
4. Health Psychology Open 2015 menunjukkan, marah tidak selalu buruk, asal tidak menjadi rutin.
Pelampiasan yang tepat pada kemarahan, dapat membangun kemampuan mengatasi kekecewaan atau perasaan negatif lainnya.
"Kendalikan amarah dengan baik. Amarah berlebihan, bisa membawa dampak negatif," ujar Riza. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya