Dark/Light Mode

Meet And Greet Dengan Artis Film Saat Menghadap Tuhan

UNSADA Resmikan Satgas PPKS, Ciptakan Ruang Belajar Aman

Minggu, 2 Juni 2024 18:08 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Darma Persada (UNSADA) berkolaborasi dengan sutradara Rudi Sudjarwo dan rumah produksi EXCorp menggelar acara Talk Show dan Meet and Greet Dengan artis-artis film Saat Menghadap Tuhan.

Pada kegiatan yang digelar pada Kamis (30/5/2024) di Aula Grha Wira Bhakti itu, UNSADA sekaligus meresmikan tim Satuan Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UNSADA.

Film yang akan segera tayang di XXI seluruh Indonesia berkisah soal perundungan pada remaja, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan seksual, trauma masa kecil, hingga self-love.

Rektor UNSADA Dr. Agus Salim Dasuki saat memberikan sambutan menyatakan pentingnya tim Satgas PPKS untuk bisa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan saling menghormati di kampus.

Dengan diresmikannya tim Satgas PPKS UNSADA, setiap mahasiswa bisa mempunyai tempat mengadu apabila ada hal-hal yang tidak berkenan yang terjadi dalam proses belajar maupun dalam lingkungan kampus.

Baca juga : Muzani Sampaikan Salam Prabowo Ke Rakyat Demak

“Sudah menjadi tanggung jawab kami dan merupakan hal yang penting untuk menciptakan “Our Campus Our Safe Zone”,” ujar Agus.

Selanjutnya, pada sesi sharing, Rudi Sudjarwo yang memiliki empat anak mengaku merasakan ketakutan dan kekhawatiran terkait pola asuh yang telah dilakukan untuk mencegah anak-anak menjadi korban maupun pelaku perundungan.

Pada beberapa kasus, tidak ada pihak baik itu orang tua maupun sekolah yang mau disalahkan, hingga pada akhirnya anak-anak yang menjadi korban.

Padahal, kata dia, orangtua bertanggung jawab terhadap karakter yang dibentuk pada anak-anak.

“Saat Menghadap Tuhan belum sepenuhnya menggambarkan secara sempurna keresahan yang dirasakan, namun setidaknya dapat memberikan gambaran terkait kekerasan seksual, verbal, fisik yang terjadi di lingkungan sekitar kita,” ungkapnya.

Baca juga : OSO Minta Warga Sumut Ciptakan Suasana Damai

Melalui film ini, Rudi ingin melakukan tindakan nyata untuk mencegah perundungan dan kekerasan seksual.

Karena saat hal itu terjadi, banyak orang yang hanya dapat merasa kasihan. Namun, tidak bertindak.

Rudi berharap, dengan mengangkat isu ini, semua pihak dapat mencari jalan keluar yang tepat.

Ia pun berharap film ini menjadi alat penyembuh luka dan tempat berbagi luka bagi semua korban.

Hadir dalam Talk Show di UNSADA artis pendukung film tersebut, yaitu Rafi Sudirman, Abielo Parengkuan, Denisha Wahyuni, Cindy Sebastiani, Alit Aryani Willems dan Adam Putra yang menciptakan Music Scoring-nya.

Baca juga : Hary Tanoe Gelar Pertemuan Dengan Airlangga Dan Susi, Ini Yang Dibahas

Selain berbincang-bincang membahas film, acara juga diisi Dengan kepiawaian Rafi Sudirman memainkan soundtrack film Saat Menghadap Tuhan dengan saxophone.

Kemudian, Aryani yang berperan sebagai Ka Is, tokoh guru di film tersebut, mengadakan sesi healing.

Audience diajak bersama-sama merenung dan menggali luka, yang menurutnya, tidak akan sembuh jika tidak diungkapkan.

Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh mahasiswa.

Acara launching tim Satgas PPKS UNSADA, Talk Show dan Meet & Greet ini ditutup oleh Adam Putra yang memainkan lagu Kimetsu no Yaiba, theme song film animasi Jepang Demon Slayer.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.