Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Yang Dipicu Vaksin AstraZeneca Cuma 0,0008 Persen
Infeksi Covid Dan Merokok Sering Akibatkan Pembekuan Darah
Sabtu, 8 Mei 2021 14:38 WIB
Sebelumnya
Bagaimana Pembekuan Darah Bisa Terjadi?
Andreas Greinacher dan tim peneliti Universitas Greifswald menduga, kasus pembekuan darah pasca vaksinasi disebabkan oleh VITT (vaccine-induced immune thrombotic thrombocytopenia).
VITT terjadi karena adanya komponen dalam vaksin,yang mengikat platelet factor 4 (PF4).
Baca juga : Vaksin AstraZeneca Ampuh 79 Persen Lawan Covid, 100 Persen Cegah Risiko Serius
"Mekanisme VITT ini mirip dengan aHIT (autoimmune heparin-induced thrombocytopenia), yang sudah lama dikenal," terang Bimo.
Bimo yang juga ahli Kimia Farmasi ini menerangkan, mekanisme VITT diawali oleh adanya komponen vaksin yang berikatan dengan PF4, membentuk kompleks PF4/vaksin. Dari situ, muncul produksi autoantibodi IgG.
"Kompleks IgG/PF4 itu kemudian memicu aktivasi platelet. Sehingga, jumlah platelet mengalami penurunan (thrombocytopenia), yang diikuti dengan pembentukan gumpalan di pembuluh darah (thrombosis)," urainya.
Baca juga : AstraZeneca: Seluruh Tahapan Produksi Vaksin Tak Gunakan Produk Hewani
Bagaimana Mencegah Risiko Pembekuan Darah?
Demi menekan risiko pembekuan darah akibat vaksinasi, sejumlah negara mengatur pemberian vaksin AstraZeneca sesuai kelompok usia.
Italia, Jerman, dan Spanyol hanya memberikan vaksin tersebut untuk warga berusia 60 tahun ke atas. Belgia, 55 tahun ke atas. Inggris, 30 tahun ke atas.
Baca juga : PM Inggris: Vaksin AstraZeneca Aman, Yang Nggak Aman Itu Kena Covid
"Dalam konteks ini, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menyarankan mereka yang memiliki riwayat pembekuan darah, stroke, atau keguguran berulang yang terkait antiphospholipid syndrome (APS) untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis," pungkas Bimo. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya