Dewan Pers

Dark/Light Mode

DKI Akan Keluarkan Pergub Soal PPKM Level 3

Jumat, 26 Nopember 2021 15:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Ist)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membahas tentang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) bersama Kejati, Pangdam dan Kapolda. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat saat Nataru.

"Jadi Pak Kajati, Pangdam, Kapolda, Wagub dan jajaran melakukan pertemuan untuk membahas tentang libur Nataru serta pengendalian Covid-19 yang ada di sekitar tanggal tersebut," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (26/11).

Anies mengatakan, dalam pembahasan tersebut Pemprov DKI Jakarta akan membuat peraturan terkait libur akhir pekan berdasarkan intruksi Mendagri.

Berita Terkait : KPK Buka Peluang Jerat Edhy Prabowo Dalam Kasus TPPU

"Nanti ada beberapa hal yang spesifik yang terkait urusan Jakarta yang belum tentu sudah dirangkum dalam Mendagri," kata Anies.

Jadi, kata Anies, pada tanggal 1 Desember Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai libur Nataru pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level-3 sudah siap. Sehingga menurut dia, sudah cukup waktu untuk disosialisaikan sebelum tanggal 24 Desember.

"Jadi itu intinya, pada prinsipnya kita akan sama dengan semua wilayah Jawa dengan ada beberapa ketentuan yang unik yang terkait Jakarta yang nanti akan diumumkan," tandasnya.

Berita Terkait : Ancaman Kenaikan Harga Pupuk

Sementara terkait rencana aksi reuni akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang disebut-sebut akan digelar di kawasan Munumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat pada tanggal 2 Desember 2021 mendatang, Anies mengaku tengah mendiskusikannya.

"Itu (gelaran reuni PA 212) lagi pembahasan juga," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada pantia PA 212 untuk memikirkan ulang gelaran reuni akbar. Pasalnya, kegiatan ini mengundang keramaian dan masih di tengah Pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Konferensi Iklim COP 26 Hasilkan Keputusan Penting Soal Pasar Karbon

Riza khawatir acara tersebut menjadi pemicu meningkatkan kembali tren kasus Covid-19 di Ibu Kota. "Mohon diperhatikan dan dipertimbangkan, apalagi kegiatan tersebut melibatkan jumlah massa yang sangat besar, sangat banyak," kata Riza di Jakarta.

Seperti diketahui, PA 212 ingin menggelar reuni akbar di Monas, Jakarta Pusat pada awal bulan depan. Namun, hal tersebut masih terhalang izin dari Pemprov DKI. Sebab saat ini, Monas belum dapat digunakan oleh masyarakat umum. (DRS)