Dewan Pers

Dark/Light Mode

Disebut Pemimpin Masa Depan, Anies Doakan Muktamar NU Berjalan Lancar

Senin, 20 Desember 2021 22:38 WIB
Ketua Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Samsul Maarif bertemua  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Senin (20/12). )(Foto:Ist)
Ketua Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Samsul Maarif bertemua Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Senin (20/12). )(Foto:Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34  di Lampung,  Ketua Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Samsul Maarif menyambangi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta. 

Pertemuan ini membahas berbagai isu nasional dan persiapan Muktamar NU. Usai pertemuan, Anies secara resmi melepas keberangkatan delegasi Muktamar NU ke Lampung, di Balai Kota Jakarta. 

Dalam sambutannya, Anies berharap delegasi PWNU DKI yang berangkat dapat menjalankan kegiatan Muktamar yang mulai digelar pada Selasa ( 21/12)  berjalan lancar dan kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat.

Berita Terkait : Pimpin Perbasasi DKI, Hari Ingin Bawa Baseball Dan Softball Berjaya

"Kita berharap semuanya sehat di perjalanan dan muktamarnya berjalan lancar. Hasil Muktamar diharapkan dapat memberikan manfaat bagi NU, umat dan bangsa Indonesia. Kami percaya muktamar besok akan bisa menjadi teladan bagi kita semua," jelas Anies di Balai Kota DKI, Senin, (20/12).

Dalam kesempatan itu, Ketua PWNU DKI Jakarta, Samsul Marif mengucapkan terima kasih atas dukungan Pak Anies dalam pelaksanaan Muktamar NU. Samsul menyebut Anies sebagai pemimpin Indonesia masa depan.

" Saya mengucapkan terima kasih. Pak Anies adalah  pemimpin Indonesia masa depan," kata Samsulusai pertemuan dengan Anies.

Berita Terkait : Dikontrak Barca Lagi, Alves Dapat Tugas Berat

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar NU, Sulaiman mengungkapkan, ada sekitar 300 orang Nahdliyin Jakarta yang berangkat besok menggunakan bus. 

“Kami ingin Muktamar ini berkualitas dan bermartabat. Kami juga tidak ingin muktamar kali ini diwarnai kegaduhan dan deadlock atau bahkan sampai terjdi kontak fisik, karena ini pernah terjadi,” harapnya.

Sebagai informasi, Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 dijadwalkan pada 22-23 Desember 2021 di Lampung. Dua kandidat yang diperkirakan berkompetisi yakni Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan ketua umum PBNU saat ini KH Said Aqil Siroj.

Berita Terkait : Jelang Perayaan Nataru, Kemenag Ingatkan Kerukunan Beragama Dan Menjaga Prokes

Muktamar NU diperkirakan diikuti sebanyak 2.295 peserta berasal dari 34 PWNU (102 orang), 521 PCNU (1.563 orang), 31 PCINU (93 orang), serta 14 badan otonom (42 orang) dan 18 lembaga (54 orang) di tingkat pusat. Selain itu ada juga utusan PBNU dari unsur syuriyah, mustasyar dan tanfidziyah. [MFA]