Dark/Light Mode

Omicron Ngamuk Di Ibu Kota

Ketersediaan Kasur Di RS Makin Menipis

Selasa, 8 Februari 2022 07:26 WIB
Petugas menata meja di dekat tempat tidur pasien di Rumah Sakit. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.
Petugas menata meja di dekat tempat tidur pasien di Rumah Sakit. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.

 Sebelumnya 
Setiap pelamar wajib melampirkan scan KTP, BPJS Kesehatan aktif, Ijazah asli/ijazah profesi asli, dan NPWP (Nomor PIN Wajib Pajak). Pelamar juga boleh mengunggah surat rekomendasi dari atasan jika memiliki pengalaman bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan. “Pendaftaran dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan tidak diadakan surat menyurat secara resmi. Pelamar yang memenuhi syarat administrasi dan masuk dalam peringkat kuota formasi, akan dinyatakan lulus seleksi,” ucapnya.

Tambah Kasur

Baca juga : Omicron Ngamuk, Acara Pemeran IIMS Mundur Ke Akhir Maret

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia menambahkan, pihaknya menambah kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 di 140 rumah sakit rujukan. “Kami belajar dari pengalaman lonjakan kasus gelombang kedua. Kami menyiapkan tambahan kapasitas tempat tidur hingga 11.500 unit dari kapasitas tempat tidur saat ini 5.678 unit,” ungkapnya. Meski BOR di rumah sakit rujukan Jakarta sudah terisi 3.572 pasien atau mencapai 63 persen, menurut Dwi, masih tergolong aman. “Tingkat keterisian tempat tidur itu masih oke, kalau kurang dari 70 persen,” imbuhnya.

Apresiasi DPRD

Baca juga : Serem... Omicron Ngamuk Di Singapura, Malaysia Dan Korea Selatan

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mengapresiasi kemampuan Dinkes DKI mengantisipasi penularan dan penanganan Covid-19. Menurutnya, kemampuan itu tak terlepas dari pengalaman Jakarta menangani pandemi saat Ibu Kota berstatus zona merah hampir di seluruh wilayah. Anggara berharap, Dinkes DKI terus memperkuat fondasi dalam upaya pencegahan Covid-19 varian Omicron di Ibu Kota. Hal ini mengingat, kasus harian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat setiap hari di semua Kelurahan dan Kecamatan.

“Kasus varian baru Omicron ini perlu penanganan khusus, dan harapannya bisa lebih baik lagi dan perlu peran serta dari semua pihak,” tandasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.