Dark/Light Mode

Omicron Ngamuk, Acara Pemeran IIMS Mundur Ke Akhir Maret

Selasa, 8 Februari 2022 00:15 WIB
Pameran IIMS. (Foto: Antara)
Pameran IIMS. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tingginya kasus Covid-19 varian Omicron berdampak pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS). Acara yang seharusnya digelar 17-27 Februari 2022 ditunda ke 31 Maret-10 April 2022.

Keputusan ini diambil sejalan dengan pemberlakukan PPKM Level 3 DKI Jakarta. Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan kenaikan kasus Corona masih akan terjadi dalam dua sampai tiga pekan ke depan.

Baca juga : Serem... Omicron Ngamuk Di Singapura, Malaysia Dan Korea Selatan

Keputusan yang diambil Dyandra Promosindo juga sejalan dengan beragam kebijakan, seperti diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen, dan pemberlakukan Crowd Free Night (CFN) untuk mencegah dan mengantisipasi peningkatan kasus positif Covid-19.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo juga merekomendasikan terkait pelaksanaan work from home (WFH) bagi instansi pemerintahan di daerah aglomerasi Jabodetabek. 

Baca juga : Corona Ngamuk, Tompi: Jangan Anggap Remeh, Kalau Semua Sakit Jadi Repot

Rekomendasi tersebut adalah mengizinkan pegawai ASN yang masuk kantor hanya 10 persen dari total pegawai di instansi pemerintahan tersebut. Hal ini sejalan dengan SE (Surat Edaran) Menpan RB No. 01/2022 yang mengatur di wilayah PPKM Level 2 paling banyak 50 persen.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh mengatakan, pihaknya sebagai Professional Event Organizer, Dyandra Promosindo memutuskan untuk menunda penyelenggaraan IIMS 2022 dengan mengutamakan faktor kesehatan, keselamatan dan kenyamanan para pihak yang terlibat dalam pameran IIMS 2022. 

Baca juga : Newfun Tawarkan Peralatan yang Mendukung Aktivitas Makin Produktif

“Kami selalu memantau perkembangan dari penularan Covid-19. Segala langkah telah kami pertimbangkan, termasuk saran dan masukan dari calon exhibitors yang juga memiliki concern yang sama terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.