Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rangkul Swasta Bangun Rute Balaraja-Cikarang
MRT Ogah Tergantung Pada Satu Investor Aja
Sabtu, 2 April 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
“Kami bersyukur, Kawasan Kota Jababeka. Menjadi pihak swasta pertama yang diberikan kesempatan diajak (penjajakan) kerja sama,” terang Tjahjadi.
Tjahjadi menyambut baik rencana kolaborasi ini karena sejalan dengan transformasi Kawasan Kota Jababeka. Yakni menjadi kota dengan tata kota berkonsep Transit Oriented Development (TOD City).
Baca juga : Dilirik Banyak Klub, Taise Marukawa Ogah Berpaling Dari Bajul Ijo
Dirut Jasa Sarana Hanif Mantiq mengatakan, perusahaannya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik peluang kemitraan yang ditawarkan oleh PT MRT Jakarta. Terutama rencana MRT Jakarta memperluas cakupannya ke wilayah Jawa Barat.
“BUMD PT Jasa Sarana siap berperan serta berkolaborasi baik dengan PT MRT Jakarta dan PT Jababeka Tbk. Sesuai kompetensinya pada pengusahaan transportasi, pengembangan kawasan, dan pengelolaan sampah terintegrasi terutama pada kawasan TOD di wilayah Jababeka,” pungkasnya.
Baca juga : Meledak Nggaknya Corona Tergantung Prokes Warga
Fase 3 Timur-Barat nantinya akan menghubungkan Cikarang di Provinsi Jawa Barat dan Balaraja di Provinsi Banten. Jalur sepanjang 87 kilometer (km) ini akan melintasi 49 stasiun yang berpotensi menjadi kawasan berorientasi transit.
Biaya pembangunan diperkirakan mencapai Rp 160 triliun. Dengan rute lintas provinsi tersebut, diharapkan MRT dapat mengangkut pengguna jasa hingga 1,2 juta orang per hari. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya