Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dorong Digitalisasi Pasar

Belanja Di Pasar Bisa Pakai JakOne Mobile

Kamis, 14 April 2022 22:58 WIB
Kegiatan Monitoring   Bank Indonesia di Pasar Kedoya pada Kamis, 14 April 2022. Hadir dalam acara tersebut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Suharman Tabrani, Manajer Area 5 Perumda Pasar Jaya, Danu Mulyanto serta Pemimpin Grup Penjualan Dana & Transaksional Bank DKI, Diki Jatnika, Kamis (14/4). (Foto: Istimewa)
Kegiatan Monitoring Bank Indonesia di Pasar Kedoya pada Kamis, 14 April 2022. Hadir dalam acara tersebut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Suharman Tabrani, Manajer Area 5 Perumda Pasar Jaya, Danu Mulyanto serta Pemimpin Grup Penjualan Dana & Transaksional Bank DKI, Diki Jatnika, Kamis (14/4). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank DKI mendukung pembayaran non tunai melalui SIAP QRIS (Sehat Inovatif dan Aman Pakai-Quick Response Code Indonesian Standard) di pasar tradisional melalui aplikasi JakOne Mobile.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menyampaikan, dengan JakOne Mobile bisa mendorong penerapan inklusi keuangan kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Ibu Kota.

Salah satu pasar yang sudah melayani pembayaran dengan aplikasi ini adalah Pasar Kedoya, Jakarta Barat. Penerapan transaksi non tunai melalui QRIS juga diharapkan memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pengunjung.

"Ini menjadi perwujudan semangat kolaborasi Jakarta Smart City 4.0 dan kolaborasi antar BUMD DKI Jakarta," Herry di Jakarta, Kamis (14/5).

Berita Terkait : Menag: Dorong Penguatan Digitalisasi Dan Literasi Di Madrasah

Sebagaimana diketahui, per Desember 2021, jumlah pengguna JakOne Mobile mencapai 1,51 juta pengguna, dengan jumlah nominal transaksi mencapai Rp 15,48 triliun, serta volume transaksi mencapai 18,38 juta transaksi.

Herry menambahkan, bagi pengunjung Pasar Kedoya yang sudah men-download JakOne Mobile dapat langsung melakukan scan pada QR code yang tersedia pada sejumlah merchant di Pasar Kedoya.

Selain JakOne Mobile, Bank DKI juga turut mengajak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan menjadi agen melalui aplikasi JakOne Abank.

JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor dimana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan. Dengan menjadi agen JakOne Abank, para pelaku UMKM dapat melayani berbagai transaksi perbankan serta mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

Berita Terkait : OJK Dorong Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Di Tanah Minang

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Suharman Tabrani menyampaikan, Bank Indonesia secara konsisten terus mendorong penerapan transaksi non tunai. Salah satunya melalui QRIS.

Sampai dengan akhir Maret 2022, jumlah merchant/pedagang yang telah menggunakan layanan QRIS mencapai 3,4 juta merchant atau setara dengan 30 persen di DKI Jakarta. Upaya berkelanjutan dalam menerapkan transaksi non tunai kemudian dilakukan melalui kolaborasi dengan Bank DKI.

"Terimakasih kepada Bank DKI, pengunjung Pasar Kedoya kini dapat melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan QRIS,” ucapnya.

Manajer Area 5 Perumda Pasar Jaya, Danu Mulyanto menyampaikan, pedagang pasar Kedoya kini telah terbantu dengan adanya transaksi non tunai melalui Bank DKI.

Berita Terkait : GMNI Dorong Evaluasi Standar Operasi Keamanan Di Papua

Selain itu, para pedagang juga bisa memanfaatkan layanan Cash Management System (CMS) Bank DKI. Sebagai dukungan pada Perumda Pasar Jaya, Bank DKI juga menyediakan layanan non tunai pada Jakgrosir yang merupakan induk dari JakMart yang ada Jakarta.

Melalui JakGrosir, pembeli bisa mendapatkan barang dengan harga yang murah dan bersaing. (DRS)