Dark/Light Mode

15 Kelurahan Belum Punya Fasilitas Kesehatan

Duh, 2 Tahun DKI Hanya Bangun Satu Puskesmas

Selasa, 19 April 2022 07:30 WIB
Wakil Ketua Komisi E DPRD, Anggara Wicitra Sastroamidjojo. (Foto: PSI DKI Jakarta).
Wakil Ketua Komisi E DPRD, Anggara Wicitra Sastroamidjojo. (Foto: PSI DKI Jakarta).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memenuhi kebutuhan pusat kesehatan masyarakat (puskemas) bisa dibilang lelet. Dalam dua tahun, hanya mampu membangun satu Puskesmas dari 16 yang dibutuhkan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyebut masih ada 15 kelurahan di Ibu Kota yang belum memiliki puskemas.

“Masih banyak PR (pekerjaan rumah) DKI di dalam menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan. Bahkan, ada permukiman padat penduduk belum memiliki puskesmas,” ujar Wakil Ketua Komisi E DPRD, Anggara Wicitra Sastroamidjojo di gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin.

Baca juga : Bantu Sanitasi Pesantren, Pemkab Tangerang Sudah Bangun 346 Sanitren

15 kelurahan di DKI yang belum memiliki puskesmas, yakni Kelurahan Duri Selatan, Jembatan Lima, Karanganyar, Tangki, Gambir, Gunung Sahari Selatan, Cikini, Senen, Glodok, Gondangdia, Kebon Kacang, Kemayoran, Cipedak, Karet Semanggi, dan Kebayoran Lama Selatan.

Anggara menuturkan, pihaknya sejak tahun 2019 sudah mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI agar membangun puskesmas di setiap Kelurahan. Karena, saat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020, Dinkes bilang ada 16 Kelurahan belum memiliki puskesmas.

“Jadi, selama 2 tahun ini, (Pemprov DKI) hanya membangun 1 puskesmas,” sindirnya.

Baca juga : Fasilitas Layanan Kesehatan Jangan Sampai Ambruk Ya..!

Dia meminta, Dinkes segera berkoordinasi dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk merealisasikan pembangunan puskesmas di seluruh kelurahan.

“Kami mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan pembelian lahan,” katanya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Gembong Warsono menyebut, pembangunan puskesmas merupakan hal penting. Untuk itu, program ini tidak boleh terdampak pemotongan anggaran.

Baca juga : Bendum DPC Demokrat Balikpapan Diduga Tampung Uang Haram Bupati Penajam Paser Utara

“Jangan ada efisiensi anggaran untuk pelayanan kesehatan,” tegasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.