Dark/Light Mode

Pemprov DKI Dukung Pejabat Pake Mobil Listrik

SPKLU Mau Dibangun Bertahap Di Terminal

Senin, 19 September 2022 07:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Antara).
Ilustrasi. (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
Namun, detail anggaran yang disiapkan untuk kebutuhan pengadaan kendaraan berbahan bakar listrik ini belum disebutkan.

Untuk memuluskan program ini, Riza berharap dukungan masyarakat. Salah satunya, beralih ke penggunaan transportasi umum massal, seperti bus Transjakarta.

Saat ini, Transjakarta telah memiliki 30 unit bus listrik dan rencananya akhir tahun ini jumlahnya akan ditingkatkan mencapai 100 unit.

Baca juga : Pemkot Bandung Tertibkan Parkir Liar dan PKL di Kawasan Jalan Utama

“Tahun depan melalui Rancangan Pembangunan Daerah (RPD) tidak kurang dari 100 kendaraan, mudah-mudahan bus listrik Jakarta bisa kami adakan,” harapnya.

Lihat Keuangan Daerah

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, amanat Inpres Nomor 7 Tahun 2022 harus dibarengi dengan penyediaan SPKLU merata. Tujuannya, agar kendaraan listrik digunakan di seluruh Indonesia.

Baca juga : Yang Pake Mobil Listrik Bantu Tekan Subsidi BBM

“Tapi, harus mempertimbangkan, apakah ketersediaan SPKLU di daerah juga sama. Jangan sampai sudah membeli, tidak digunakan karena kesulitan pengisian energi,” kata Djoko dalam keterangannya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata ini mencontohkan, pengalaman masa lalu terkait penggunaan kendaraan berbahan bakar gas tersendat, lantaran tidak tersedianya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

Kata dia, kebijakan mobil dinas bertenaga listrik juga harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Baca juga : Kembangkan Mobil Listrik, Toyota Siap Tambah Investasi Di Indonesia

“Sebaiknya di Ibu Kota provinsi terlebih dulu, kemudian diikuti kota-kota yang tingkat polusi udaranya tinggi,” saran Djoko.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.