Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Dampak Kabut Asap, 1.136 Warga Pekanbaru Terserang ISPA

Rabu, 7 Agustus 2019 13:41 WIB
Kondisi kabut asap di Pekanbaru. (Foto: Istimewa)
Kondisi kabut asap di Pekanbaru. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau, menyatakan sebanyak 1.136 warganya sudah terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap sebagai dampak kebakaran lahan dan hutan di sejumlah wilayah di daerah itu.

"Kami sudah mengumpulkan seluruh kepala Puskesmas di Kota Pekanbaru untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat. Baik itu balita, ibu hamil, maupun lansia yang terkena dampak kabut asap," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, di Pekanbaru, Rabu (7/8), seperti dikutip antaranews.com.

Baca juga : Dilaporkan Ke Ombudsman, Diskon Tarif Pesawat LCC Jalan Terus

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru meminta seluruh Puskesmas setempat untuk siaga melayani warga yang terserang penyakit dampak asap tersebut. Muhammad Amin meminta puskesmas memaksimalkan pelayanan bagi warga yang terserang ISPA.

"Kami minta penderita ISPA agar betul-betul tertangani dengan baik," katanya.

Baca juga : Semak Ribuan Hektar Terbakar, Warga dan Turis di Maui, Hawaii Terpaksa Ngungsi

Hingga Selasa pagi (6/8), Dinas Kesehatan mendata setidaknya sebanyak 1.136 warganya terserang ISPA sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah kawasan di Riau. Ia menambahkan, lebih separuhnya yang terserang ISPA adalah usia produktif yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Untuk itu, kepada seluruh Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru diimbau untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat yang terkena ISPA tersebut. Dinas Kesehatan juga sudah mengimbau puskesmas, termasuk puskesmas rawat jalan agar memanfaatkan ruang IGD (instalasi gawat darurat) untuk tempat evakuasi warga yang terkena ISPA. "Walau kami belum terima laporan terkait pasien ISPA yang dirawat di IGD," ujarnya.

Baca juga : Ke Negeri Sakura Jokowi Terbang

Masyarakat juga terus diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah dan jika terpaksa ke luar rumah harus menggunakan masker, demikian Muhammad Amin. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.