Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau, menyatakan sebanyak 1.136 warganya sudah terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap sebagai dampak kebakaran lahan dan hutan di sejumlah wilayah di daerah itu.
"Kami sudah mengumpulkan seluruh kepala Puskesmas di Kota Pekanbaru untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat. Baik itu balita, ibu hamil, maupun lansia yang terkena dampak kabut asap," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, di Pekanbaru, Rabu (7/8), seperti dikutip antaranews.com.
Baca juga : Dilaporkan Ke Ombudsman, Diskon Tarif Pesawat LCC Jalan Terus
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru meminta seluruh Puskesmas setempat untuk siaga melayani warga yang terserang penyakit dampak asap tersebut. Muhammad Amin meminta puskesmas memaksimalkan pelayanan bagi warga yang terserang ISPA.
"Kami minta penderita ISPA agar betul-betul tertangani dengan baik," katanya.
Baca juga : Semak Ribuan Hektar Terbakar, Warga dan Turis di Maui, Hawaii Terpaksa Ngungsi
Hingga Selasa pagi (6/8), Dinas Kesehatan mendata setidaknya sebanyak 1.136 warganya terserang ISPA sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah kawasan di Riau. Ia menambahkan, lebih separuhnya yang terserang ISPA adalah usia produktif yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Untuk itu, kepada seluruh Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru diimbau untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat yang terkena ISPA tersebut. Dinas Kesehatan juga sudah mengimbau puskesmas, termasuk puskesmas rawat jalan agar memanfaatkan ruang IGD (instalasi gawat darurat) untuk tempat evakuasi warga yang terkena ISPA. "Walau kami belum terima laporan terkait pasien ISPA yang dirawat di IGD," ujarnya.
Baca juga : Ke Negeri Sakura Jokowi Terbang
Masyarakat juga terus diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah dan jika terpaksa ke luar rumah harus menggunakan masker, demikian Muhammad Amin. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya