Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anies Yakin, Tanpa Status Ibu Kota Negara, Ekonomi Jakarta Tetap Jalan
Selasa, 27 Agustus 2019 10:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah tidak lagi menjadi pusat pemerintahan, Kota Jakarta akan diarahkan menjadi pintu gerbang untuk kegiatan bisnis global. Tanpa status Ibu Kota, aliran investasi diyakini tidak akan terhenti.
Hal ini ditegaskan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (27/8).
“Oh nggak. Bahkan, mudah-mudahan dengan adanya perpindahan itu lebih banyak ruang terbuka hijau. Bekas gedung pemerintahan, akan menjadi perkantoran komersial. Ini artinya, ekonomi akan tetap bergerak di Jakarta,” kata Anies.
Mantan Rektor Universitas Paramadina ini optimis, dengan berkurangnya beban, Jakarta bisa meningkatkan industri pariwisata. Jakarta dengan sejarahnya, akan selalu jadi tempat tujuan wisata. Karena Jakarta punya sejarah panjang.
Baca juga : Anies: Pemindahaan Ibu Kota Tak Ganggu Pembangunan Jakarta
“Jadi kita di Jakarta, apa pun keputusan mengenai Ibu Kota Negara, proses pembangunan akan tetap diteruskan. Kemajuan perekonomian Insya Allah jalan terus. Pariwisata dan bisnis tetap jalan,” tandas Anies.
Sekadar latar, Presiden Jokowi telah memilih Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur, sebagai lokasi baru Ibu Kota. Proses konstruksi Ibu Kota baru, akan dimulai pada 2020. Sedangkan pemindahan Ibu Kota Negara, ditargetkan kelar pada 2024. [MRA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya