Dark/Light Mode

Total Utang Tembus Rp 10,38 Triliun

2,38 Juta Akun Warga Ibu Kota Terjerat Pinjol

Jumat, 14 Juli 2023 07:30 WIB
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Taufik Zoelkifli. (Foto: Ist)
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Taufik Zoelkifli. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumlah warga Ibu Kota terjerat pinjaman online (pinjol) cukup mengagetkan. Yakni, per April 2023 mencapai 2,38 juta akun dengan total pinjaman sebesar Rp 10,35 triliun. Angka ini setara dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Yogyakarta.

Data tersebut bersumber dari Jasa Keuangan (OJK). Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Taufik Zoelkifli prihatin dengan angka tersebut. Dia meminta Bank DKI dan Dinas Perindus­trian, Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PP­KUKM) untuk mencarikan solusi mengatasi masalah tersebut.

Baca juga : Havertz Perkuat Gudang Peluru

“Pinjol kan tidak pakai BI (Bank Indonesia) checking, tapi bunga dan risikonya besar sekali. Kami meminta Bank DKI dan Dinas UMKM agar membuat fasilitas pinjaman yang lebih mudah,” pinta Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/7).

Selain itu, Taufik menyarankan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melakukan sosialisasi terkait risiko dan bahaya yang akan diter­ima nasabah pinjol apabila terjadi keterlambatan pembayaran.

Baca juga : Dana Operasional Lukas Enembe Rp 1 Triliun, KPK Sebut Sepertiganya buat Makan

Taufik juga mengusulkan Pem­prov DKI Jakarta membuat regu­lasi tentang pinjol sehingga warga terlindungi dari pinjaman yang mereka tidak memiliki kemam­puan untuk mengembalikannya.

Hal senada diungkap anggota Komisi B DPRD DKI Suhud Alynuddin. Suhud meminta Pemprov konsen dan membuat terobosan agar tidak bertambah banyak warga terjerat pinjol.

Baca juga : Masyarakat Kita Gampang Tergoda Investasi Bodong

“Angka (Rp 10,35 triliun) ini lebih besar dari APBD Yogya­karta dan hampir setengah APBD Jawa Tengah. Menurut saya ini tidak bisa dianggap enteng. Pem­prov harus hadir untuk mengatasi dan mencari jalan keluar terhadap persoalan ini,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebut, jumlah 2,3 juta akun peminjam pinjol itu jauh lebih tinggi dari angka data pengangguran di Jakarta yang tercatat sebanyak 337 ribu orang. Artinya, warga Jakarta yang terjerat pinjol bukan hanya masyarakat miskin saja.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.