Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Update Gempa Ambon, 3 Warga Meninggal, Salah Satunya Balita
Kamis, 26 September 2019 14:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gempa berkekuatan 6,5 magnitudo yang melanda wilayah Ambon pada Kamis (26/9) pukul 08.46 WIT menyebabkan 3 warga meninggal dunia, satu anaknya balita.
Menurut data sementara yang didapat dari situs resmi twitter Penanggulangan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau twitter@bnpb indonesia warga yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan teridentifikasi 3 orang:
1. Narti Rumain
2. Mateis Frans
Baca juga : Mantan Gubernur BI Arifin Siregar Meninggal Dunia
3. Lai Nai
Sedangkan korban luka sejumlah 3 orang:
1. Djamila Lasaiba
2. Gamar Assagaf
Baca juga : Mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Meninggal Dunia
3. Korban masih diidentifikasi (Warga Desa Waai, Kab Maluku
Gempa ini juga menyebabkan beberapa orang terluka serta sejumlah bangunan rumah, perkantoran, dan fasilitas umum rusak.
Saat ini sebagian warga Kota Ambon dan sekitarnya mengungsi ke kawasan dataran tinggi karena khawatir tsunami datang meski Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi telah menyampaikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Menurut hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi di Ambon pada Kamis (26/9) pagi berdasarkan informasi awal 6,8 Magnitudo dan kemudian dilakukan pemutakhiran menjadi 6,5.
Baca juga : Gempa 5,7 SR Guncang Melonguane, Talaud
Getaran gempa tersebut dirasakan di daerah Kairatu, Haruku, Tihulae, Latu, dan Ambon. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya