Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Nunggak Iuran Sekolah
Banyak Siswa Ibu Kota Nggak Bisa Ambil Ijazah
Jumat, 29 September 2023 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta didesak turun tangan menangani masalah banyaknya ijazah siswa yang tertahan swasta karena belum membayar tunggakan di sekolah.
Desakan tersebut disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta saat mengesahkan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023 menjadi Perda.
Baca juga : Istana Ibu Kota Nusantara Mulai Kelihatan Wujudnya
“DPRD Provinsi DKI Jakarta mendorong Dinas memberikan edaran sanksi bagi sekolah swasta yang menahan ijazah siswa,” kata Bambang Kusumanto, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta yang membacakan rekomendasi Komisi-Komisi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (27/9).
Dalam rapat itu, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak menyebut, banyaknya ijazah siswa kurang mampu tertahan di sekolah lantaran tidak bisa melunasi biaya-biaya di sekolah. Hal ini sangat disayangkan Jhonny, sebab ijazah dibutuhkan siswa untuk melamar kerja.
Baca juga : LG Kenalkan Koleksi Inovatif Bagi Kegiatan Bisnis dan Pembelajaran
“Masalah ini harus menjadi perhatian Pak Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono,” kata Jhonny.
Diingatkan Jhonny, Pemerintah memiliki tanggung jawab terhadap masalah sosial masyarakat, terutama soal pendidikan. Apalagi, Pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 12 tahun.
Baca juga : Semoga Bisa Redam Inflasi
“Konsekuensi kebijakan wajib belajar yakni tidak ada pihak yang bisa menghambat ketika anak mengakses sekolah,” ujarnya.
Diungkap politisi PDIP itu, hampir 70 persen anak kurang mampu masuk ke sekolah negeri secara gratis. Sisanya, terpaksa masuk ke sekolah swasta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya