Dark/Light Mode

Nunggak Iuran Sekolah

Banyak Siswa Ibu Kota Nggak Bisa Ambil Ijazah

Jumat, 29 September 2023 07:30 WIB
Seorang santriwati MA (Madrasah Aliyah) kedua (kanan) didampingi petugas pemadam kebakaran kanan mengikuti pelatihan cara memadamkan api di MAS Persis 69, Matraman, Jakarta, Selasa (19/9/2023). (Foto: Antara)
Seorang santriwati MA (Madrasah Aliyah) kedua (kanan) didampingi petugas pemadam kebakaran kanan mengikuti pelatihan cara memadamkan api di MAS Persis 69, Matraman, Jakarta, Selasa (19/9/2023). (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Anak Miskin Prioritas

Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menebus ijazah Rivaldy, siswa SMATunas Harapan di Jakarta Barat. Ijazah siswa berusia 18 tahun itu ditahan pihak sekolah lantaran belum melunasi biaya tunggakan sebesar Rp 10 juta.

Diungkap Kent, ijazah Ri­valdy ditahan karena ayahnya tidak mampu membayar biaya sekolah lantaran terkena Pemu­tusan Hubungan Kerja (PHK) saat Pandemi Covid-19.

Baca juga : Istana Ibu Kota Nusantara Mulai Kelihatan Wujudnya

“Nurhadi (ayah Rivaldy) menyampaikan bahwa ijazah anaknya sangat dibutuhkan un­tuk mencari pekerjaan, yang di­harapkan bisa membantu pereko­nomian keluarga,” ucap Kent.

Kent bilang, Pemprov DKI sebenarnya mempunyai program beasiswa Jakarta yang dilak­sanakan Disdik untuk mengatasi masalah tersebut. Tetapi masala­hannya, prosesnya sangat lama, terkadang kadang bisa memakan waktu 4 hingga 6 bulan.

Dengan adanya ijazah terse­but, Kent berharap Rivaldy bisa menggunakannya untuk mencari pekerjaan agar bisa mengangkat derajat dan marta­bat keluarga.

Baca juga : LG Kenalkan Koleksi Inovatif Bagi Kegiatan Bisnis dan Pembelajaran

Kent mengkritik proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di DKI Jakarta yang be­lum mampu menampung semua warga miskin untuk bersekolah di sekolah negeri.

Menurut dia, seharusnya war­ga miskin diberikan prioritas un­tuk masuk ke sekolah negeri.

“Sistem PPDB tidak luwes,” cetusnya.

Baca juga : Semoga Bisa Redam Inflasi

Mengatasi masalah itu, Pen­jabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku, pihaknya telah menganggarkan dana untuk program penebusan ijazah. “Kami berkolaborasi dengan Yayasan Beasiswa Ja­karta pada 2023,” kata Heru.

Selain itu, Pemprov DKI Ja­karta juga bekerja sama dengan BAZNASBAZISDKI Jakarta. Heru meminta, masyarakat yang membutuhkan bantuan penebusan ijazah, agar mengajukan permo­honan ke Dinas Pendidikan, karena di sana ada program Bea­siswa,” ujarnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 29/9/2023 dengan judul Nunggak Iuran Sekolah, Banyak Siswa Ibu Kota Nggak Bisa Ambil Ijazah

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.