Dark/Light Mode

Pemprov DKI Gelontorkan Subsidi Rp 985 Miliar

Jangan Ada Lagi Warga Berebut Pangan Murah

Minggu, 15 Oktober 2023 07:30 WIB
Warga mengambil belanjaan paket bahan pangan bersubsidi berisi telur, beras, susu, daging sapi dan ayam di RPTRA Kedoya Utara, Jakarta. (Foto: Antara)
Warga mengambil belanjaan paket bahan pangan bersubsidi berisi telur, beras, susu, daging sapi dan ayam di RPTRA Kedoya Utara, Jakarta. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Tinjau Pasar

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono me­ninjau ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/10).

Heru memantau beberapa komoditi, seperti beras, ayam, telur, cabe, dan minyak.

Dari hasil peninjauan terse­but, Heru mengungkapkan, ada beberapa harga barang yang mengalami kenaikan, penurunan dan stabil.

Baca juga : SYL Nikmati Duit Rp 13,9 Miliar Hasil Setoran ASN Kementan

“Harga beras naik Rp 1.000/kilo­gram, ayam naik Rp 1.000-1.500/ekor, cabe juga naik Rp 10.000/kilogram. Sedangkan, harga telur turun Rp 2.000/kilogram dan harga minyak stabil,” ujarnya.

Menanggapi kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok, salah satunya beras, Heru meng­instruksikan Perumda Pasar Jaya untuk berkoordinasi dengan PT Food Station Tjipinang Jaya un­tuk meningkatkan suplai beras.

“Beras harus suplainya ba­nyak, nanti Pak Dirut Perumda Pasar Jaya segera berkomunikasi dengan Food Station. Untuk har­ga lainnya akan dikoordinasikan dengan sejumlah stakeholder, sehingga dapat terkendali,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Heru tu­rut mengecek stan penyaluran sembako bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

Baca juga : Kejaksaan Bongkar Korupsi Transaksi Pembelian Gula

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk membenahi data bagi para pe­nerima KJP Plus.

Heru menekankan, para peme­gang kartu harus sesuai dengan realita di lapangan dan tepat sasaran.

Menurutnya, KJP kalau di­pakai untuk anak yang memang membutuhkan tidak apa-apa. Tadi juga ada yang ambil untuk makanan tambahan anak.

Saat ini, Dinas Sosial sedang membenahi data sesuai dengan realita di lapangan, baik itu P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Eks­trem) maupun DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Baca juga : Diduga Korupsi Rp 8,6 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Bima Muhammad Lutfi

“Itu datanya kita rapikan, se­hingga penyaluran bantuannya tepat sasaran,” tandasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 15/10/2023 dengan judul Pemprov DKI Gelontorkan Subsidi Rp 985 Miliar, Jangan Ada Lagi Warga Berebut Pangan Murah

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.