Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemprov DKI Gelontorkan Subsidi Rp 985 Miliar
Jangan Ada Lagi Warga Berebut Pangan Murah
Minggu, 15 Oktober 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Menurut Eli, pembenahan yang dilakukan, yakni memasang pengumuman pengambilan nomor antrean dimulai pukul 07.00 WIB dan pengambilan pangan murah bersubsidi di gerai Pasar Jaya sesuai kesepakatan.
“Jadi, warga tidak perlu mengantre dari pukul 03.00 WIB untuk mengambil nomor antrean,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, Dinas KPKP DKI Jakarta juga akan menambah gerai untuk memecah penumpukan antrean warga yang akan membeli pangan murah bersubsidi.
Baca juga : SYL Nikmati Duit Rp 13,9 Miliar Hasil Setoran ASN Kementan
“Kami bersama Perumda Pasar Jaya sedang mempersiapkan prasarana dan sarana penambahan gerai, antara lain mesin EDC dan mesin pendingin untuk memastikan kondisi pasokan daging dan ikan tetap bagus,” jelasnya.
Dia menambahkan, pihaknya bersama stakeholder terkait setiap pekan pada Kamis menggelar rapat evaluasi program pangan murah bersubsidi dan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Kami bersama Perumda Pasar Jaya juga akan memasang spanduk untuk memberantas praktik pungli program pangan murah bersubsidi,” tandasnya.
Baca juga : Kejaksaan Bongkar Korupsi Transaksi Pembelian Gula
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa distribusi subsidi pangan murah berjalan lancar dan sesuai sasaran. Mereka telah menerapkan berbagai kebijakan untuk mencegah kemungkinan penumpukan antrean.
Gayung bersambut, Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta setuju usulan penambahan program pangan murah bersubsidi dalam Raperda APBD Tahun Anggaran 2024.
Namun, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina mewanti-wanti, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang pangan harus menjamin ketersediaan stok. Jadi, distribusi subsidi pangan murah melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) berjalan lancar dan sesuai sasaran.
Baca juga : Diduga Korupsi Rp 8,6 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Bima Muhammad Lutfi
“Tidak boleh lagi ada penumpukan antrean di kalangan masyarakat penerima manfaat subsidi pangan murah. Saya sependapat (anggaran) bisa ditambah, tapi titik distribusinya supaya ditambah juga,” ujarnya di Grand Cempaka Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/10).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya