Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DKI Diguyur Tambahan Anggaran Rp 13,3 Miliar
Semoga Saja Stunting Dan Kemiskinan Turun
Rabu, 8 November 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menilai, naiknya data stunting di Jakarta bukan karena penanganannya yang kurang maksimal. Tapi justru karena Pemprov DKIsecara aktif mengintervensi balita agar terbebas dari stunting.
“Pak Gubernur DKI yang paling rajin cari anak-anak stunting. Jadi Jakarta naik terus (data stunting), bukan jelek. Karena banyak dari daerah lain pindah ke Jakarta dirawat sama Gubernurnya,” kata Budi.
Baca juga : Normalisasi Ciliwung Dipatok Tuntas 2024
Selain PMT lokal, GAS juga memberikan edukasi tentang gizi dan kesehatan dengan tujuan membangun preferensi makanan anak, mendukung perekonomian lokal masyarakat, memastikan kelangsungan kegiatan, serta mempermudah distribusi PMT agar tepat sasaran
“Gerakan ini bertujuan untuk memicu masyarakat lebih peduli mencegah stunting dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadi relawan,” kata Budi.
Baca juga : Program TNI AD Manunggal Air Juga Selesaikan Masalah Kemiskinan Dan Stunting
Menkes bilang, pencegahan stunting menjadi salah satu faktor utama agar Indonesia mendapatkan bonus demografi pada 2030. Bonus demografi adalah masa di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan lebih banyak dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas) dengan proporsi lebih dari 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 8/11/2023 dengan judul DKI Diguyur Tambahan Anggaran Rp 13,3 Miliar, Semoga Saja Stunting Dan Kemiskinan Turun
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya