Dark/Light Mode

DKI Diguyur Tambahan Anggaran Rp 13,3 Miliar

Semoga Saja Stunting Dan Kemiskinan Turun

Rabu, 8 November 2023 07:30 WIB
Ketua Badan Anggaran (Bang­gar) DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)
Ketua Badan Anggaran (Bang­gar) DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mengentaskan kemiski­nan ekstrem dan stunting. Salah satu upayanya, berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Gerakan Anak Sehat (GAS). Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi lintas sek­tor dan mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pence­gahan stunting sejak dini.

Gerakan ini dimulai di Jakarta dan akan meluas ke provinsi-provinsi lain dengan mem­berikan dukungan berupa PMT lokal kepada anak-anak yang menghadapi masalah gizi dan telah didata.

Baca juga : Normalisasi Ciliwung Dipatok Tuntas 2024

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengklaim berhasil menginter­vensi ribuan anak stunting.

“Jumlah balita stunting di Ja­karta ada sekitar 20.000 anak, dan yang sudah berhasil diintervensi sejumlah 9.000-an. Dan jumlah ini akan terus bertambah,” kata Heru di Jakarta, Rabu (1/11).

Baca juga : Program TNI AD Manunggal Air Juga Selesaikan Masalah Kemiskinan Dan Stunting

Heru menyebut, berbagai upaya yang telah dilakukan, baik berupa pemberian makanan tambahan untuk balita, maupun edukasi terhadap orangtua agar memperhatikan gizi bagi ibu hamil dan balita.

“Di Posyandu kami berikan makanan tambahan. Pemprov DKI Jakarta berusaha membuat anak itu tidak masuk kategori stunting,” ujarnya.

Baca juga : RI Bisa Serukan Perdamaian Dan Kemerdekaan Palestina

Mantan Wali Kota Jakarta Utara ini juga mengapresiasi Gerakan Anak Sehat (GAS) yang diinisiasi Kemenkes. Heru bilang, GAS ini menambah power supaya masyarakat sadar akan bahaya stunting.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.