Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jelang Nataru, Mobilitas Masyarakat Tinggi
Yuk, Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Di Jakarta
Sabtu, 16 Desember 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Dia bilang, pola Covid-19 memang akan ada kenaikan kasus per 6 bulan, seiring dengan kondisi pancaroba atau peralihan musim dan menurunnya kadar antibodi terhadap Covid-19 di dalam tubuh.
Ngabila mengatakan, saat ini Pemerintah fokus mengimbau dan menyediakan vaksinasi dan pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) gratis.
Karena itu, dia mendorong masyarakat segera melengkapi vaksinasi dan deteksi dini Covid-19, terutama bagi kelompok rentan.
Baca juga : Bamsoet Ajak Masyarakat Purbalingga Hindari Black Campaign dan Hoaks
“Karena mereka jika terinfeksi Covid-19 berpeluang lebih besar meninggal, yaitu usia 50 tahun ke atas, belum vaksinasi dan memiliki komorbid: hipertensi, diabetes melitus, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal kronis, kanker, TBC, HIV,” jelasnya.
Orang yang belum vaksin atau yang memiliki imunodefisiensi, lanjutnya, juga berpeluang menciptakan mutasi virus baru.
“Memang Covid-19 akan terus bermutasi, menjadi lebih mudah menular lagi. Tetapi seharusnya tidak menyebabkan lebih parah, justru gejala akan lebih ringan,” jelas Ngabila.
Baca juga : Koalisi Masyarakat Sipil Kritisi Kenaikan Anggaran Kemenhan Jelang Pemilu 2024
Untuk mencegah sakit dan Covid-19, Ngabila menyarankan warga menerapkan hidup sehat dan melengkapi vaksinasi booster kedua atau dosis 4.
Meski, diakui Ngabila, imunitas atau antibodi yang sudah terbentuk di dalam tubuh tidak serta merta membuat orang sangat kebal dan menjadi tidak bisa sakit (terinfeksi) sama sekali. Vaksinasi booster diberikan untuk mencegah keparahan dan kematian Covid-19.
Ngabila mengumpamakan antibodi adalah tentara baik di dalam tubuh. Jika jumlahnya ditambah (booster), terutama pada kelompok rentan, lansia dan komorbid, dapat terhindar dari kematian.
Baca juga : Koalisi Masyarakat Sipil Minta Kenaikan Anggaran Pertahanan Ditunda, Ini Alasannya
“Karena Covid-19 yang masuk ke tubuh akan dibunuh oleh tambahan tentara-tentara baik tersebut. Jika jumlah antibodi (tentara baik) rendah, maka tubuh orang rentan kalah dari Covid-19 dan akan meninggal,” katanya.
Soal antisipasi peningkatan tren kasus Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, perlu upaya pencegahan penularan yang dilakukan serentak oleh seluruh elemen masyarakat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya