Dark/Light Mode

IRSA 2019 Masuki Tahap Penjurian, Ini Tata Kelola Keselamatan Jalan di Tangerang

Sabtu, 26 Oktober 2019 15:01 WIB
Sachrudin (tengah). (Foto: Dok. Pemkot Tangerang)
Sachrudin (tengah). (Foto: Dok. Pemkot Tangerang)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kota Tangerang ikut serta dalam Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2019 yang dilaksanakan Kementerian PPN/Bappenas. Saat ini, IRSA 2019 sudah masuk tahap penjurian.

Kamis kemarin, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar; Kepala Dinas Kesehatan, Liza Puspadewi; dan Kepala Satpol PP, Agus Hendra, memaparkan presentasi mengenai tata kelola keselamatan jalan Kota Tangerang, di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat.

Berita Terkait : Pertamina Ajak Rakyat Jaga Konservasi Alam Dan Hewan Langka

Sachrudin menyampaikan lima pilar yang menjadi fokus penilaian. Di antaranya, manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penanganan pra dan pasca kecelakaan.

Terkait pilar nomor empat yaitu, Sachrudin menerangkan bahwa Kota Tangerang terus mendorong program yang berpengaruh pada penurunan angka pelanggaran lalu lintas. "Kami bekerja sama dengan Polres Metro Tangerang Kota memberikan penyuluhan tentang safety riding baik itu di sekolah-sekolah maupun kampus dan turut mengajak masyarakat dari semua kalangan untuk beralih ke moda transportasi umum," ujar Sachrudin.

Baca Juga : Lanjutkan Komitmen Bersihkan Laut, Ini Gerakan Kemenhub

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, memaparkan jawaban perihal pilar ketiga. "Di Kota Tangerang, kami telah menggunakan sistem berbasis teknologi informatika untuk uji kendaraan bermotor. Sehingga seluruh kendaraan teruji dengan baik dan terekam dalam sistem," papar Wahyudi.

Liza Puspadewi menerangkan bahwa penanganan kedaruratan pra dan pasca kecelakaan di Kota Tangerang telah terintegrasi dengan baik lewat Aplikasi SIGAP. "Kami juga tergabung dalam tim BPBD yang dimana sudah terintegrasi lewat Aplikasi SIGAP. Aplikasi SIGAP bertujuan untuk memonitor pergerakan para petugas lapangan di lingkup Pemkot Tangerang. Nantinya, SIGAP mampu melacak posisi petugas lapangan secara real time apakah sudah tiba dilokasi kecelakaan atau belum," terangnya.

Baca Juga : Bamsoet: Mari Bersama Jaga Rumah Besar Pancasila

IRSA merupakan penghargaan tahunan untuk kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan yang telah memasuki tahun ketujuh. Ada lima orang dewan juri yang memberikan penilaian. Yaitu Agus Pambagio, Leksmono Suryo Putranto, Avi Mukti Amin, Rika Zikriyyah, dan Lilik Wachid Budi Susilo. [USU]