Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Cegah Kenaikan Harga Jelang Ramadan

Pasokan Sembako Kudu Diperkuat Dari Sekarang

Kamis, 22 Februari 2024 06:50 WIB
Wakil Ketua Komi­si C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Rasyidi. (Foto: Instagram Rasyidi)
Wakil Ketua Komi­si C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Rasyidi. (Foto: Instagram Rasyidi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kurang dari satu bulan lagi, bulan puasa akan tiba. Untuk mencegah kenaikan harga sembako yang biasa terjadi jelang Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didorong segera memperkuat stok pangan sejak dini.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komi­si C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rasyidi. Un­tuk memperkuat stok, dia me­minta, Pemprov DKI segera membangun koordinasi dengan Food Station, Dharma Jaya dan Pasar Jaya.

“Selain itu, harus lebih rutin melakukan Operasi Pasar untuk menjaga persepsi publik agar tetap bagus. Kita harus terus menerus mencari solusi untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Baca juga : Nerrazurri Belum Aman

Hal senada dilontarkan ang­gota Komisi B DPRD DKI Muhammad Taufik Zoelkifli. Menurut Taufik, sudah seharus­nya menjelang bulan Ramadan, Dinas Ketahanan Pangan Kelau­tan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan upaya-upaya untuk mengendalikan harga dan stok pangan. Karena, harga pangan selalu naik jelang puasa.

Taufik bilang, saat ini, ada banyak faktor yang memberikan pengaruh pada naik turunnya stok dan harga bahan pangan. Salah satunya, fokus Pemerintah terbagi antara mengurus semba­ko dengan penanganan Pemilu.

Dalam kondisi itu, dia mende­sak PT Food Station Tjipi­nang Jaya bisa lebih profesional dalam menyediakan stok dan harga beras premium di Jakarta.

Baca juga : Gennaro Gattuso Digusur

“Badan Usaha Milik Dae­rah (BUMD) DKI Jakarta su­dah lama mengurus masalah pangan. Lonjakan harga dan kelangkaan beras harus bisa segera teratasi sejak dini,” kata Taufik, Senin (19/2/2024).

Seperti diketahui, Pemprov DKI menargetkan menjaga fluktuasi harga pangan sepan­jang 2024. Upaya itu antara lain dengan menggencarkan Program Sembako Murah di berbagai wilayah.

Program Sembako Murah diharapkan bisa mengendalikan harga.

Baca juga : Mensos Setujui Pakai Duit Fakir Miskin Rp 500 Miliar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati menuturkan, fluktuasi harga pangan di Jakarta su­dah menunjukkan tren positif. Jelang Ramadan, kata Eli sapaan Suharini Eliawati, pihaknya me­mastikan stok beras aman.

Stok pangan Jakarta menjelang dan selama Ramadan masih mencukupi,” kata Eli.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.