Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
86 RW Rawan Terendam
Payah, Proyek Pengendali Banjir Di DKI Nggak Serius
Sabtu, 30 Maret 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Sementara waduk/embung yang baru dibangun tahun ini, yaitu Embung SDN 01 Petukangan Selatan dan Embung Jalan Pemuda Srengseng Sawah.
Ika mengatakan, Dinas SDA juga rutin melakukan pengerukan di kali, waduk dan saluran air untuk mengangkat sedimen lumpur, sehingga kapasitas saluran tetap optimal menampung air. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan genangan saat musim hujan.
Selain itu, Dinas SDA juga memasang sheet pile atau tanggul di sisi kali/sungai. Pemasangan tanggul bertujuan untuk menanggulangi tanah longsor di sekitar kali/sungai. Sheet pile yang telah dibangun seperti di Kali Pesanggrahan, Jakarta Barat dan Kali Sunter segmen Pompa Pulomas, Jakarta Utara.
Baca juga : Setan Merah Belum Kapok Buru Tiket Eropa
“Untuk mengatasi banjir rob karena pasang laut di wilayah pesisir Utara Jakarta, pembangunan tanggul pengaman pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A terus dipercepat,” kata Ika.
Pembangunan NCID Fase A dilakukan di Kawasan Muara Angke, Pantai Mutiara, Sunda Kelapa Kelapa-Ancol Barat dan Kali Blencong (Kawasan Cilincing-Marunda).
Selain itu, dibangun pula pompa dan pintu air di muara sungai, serta sistem monitoring dan early warning system banjir rob.
Baca juga : Rybakina Hantam Azarenka
Optimalisasi operasional sarana dan prasarana pengendali banjir juga terus dilakukan, seperti penyiagaan dan pengecekan secara berkala rumah pompa, pintu air, alat berat, serta pemeliharaan/perawatan agar dapat bekerja secara maksimal saat kondisi pra maupun saat penanganan banjir. Penyiagaan Satuan Tugas/Satgas di lapangan juga dilakukan sebagai langkah mitigasi banjir.
Ika menjelaskan, berdasarkan data sarana dan prasarana per 15 Maret 2024, terdapat 580 unit pompa stasioner yang tersebar di 202 lokasi dan 557 unit pompa mobile yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta. Pompa mobile digunakan untuk menjangkau lokasi banjir/genangan yang tidak bisa dijangkau pompa stasioner.
Kemudian, terdapat 845 unit pintu air di 589 lokasi, 254 unit alat berat, 460 unit dump truck, serta 4.226 personel pasukan biru.
Baca juga : Jaksa Eksekusi Aset 687 Juta Lembar Saham
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 30 Maret 2024 dengan judul 86 RW Rawan Terendam, Payah, Proyek Pengendali Banjir Di DKI Nggak Serius
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya