Dark/Light Mode

Demi Pemerataan Pendidikan Di Jakarta

Semua Sekolah Kudu Gratis

Minggu, 28 April 2024 06:50 WIB
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria.  (Foto: DPRD DKI Jakarta)
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria. (Foto: DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Namun, hal tersebut masih butuh pendalaman yang lebih mendetail, seperti beberapa per­syaratan dan data pendukung un­tuk menentukan tindak lanjutnya.

“Saya berharap ketika dibahas khusus tentang sekolah gratis, perlu dipertajam. Jangan sampai niat baik kita untuk memberikan sekolah gratis nanti menjadi bu­merang bagi Pemprov,” ujarnya.

Widyastuti khawatir, penerap­an kebijakan tersebut menyebab­kan penduduk dari luar Jakarta berbondong-bondong pindah domisili, sehingga berpotensi menimbulkan masalah baru. Seperti permukiman kumuh dan kemacetan lalu lintas jalan.

Baca juga : Indonesia Vs Uzbekistan, Garuda Siap Ukir Sejarah

“Berkaca dari pengalaman KJP dan Bansos, kita tidak pernah menutup atau kita ti­dak bisa menghentikan migrasi penduduk. Begitu tahu Jakarta sekolah gratis, tidak menutup kemungkinan migrasi penduduk bisa bertambah,” jelas dia.

Bikin Lima Klaster

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik DKI Jakarta Purwosusilo mengaku telah membuat simu­lasi atas usulan kebijakan seko­lah gratis. Bahkan sudah ada kategori yang dibuat menjadi lima klaster.

Baca juga : Srikandi Bantai Hong Kong

Pertama, sekolah dengan kuali­tas dan pelayanan terburuk tidak mendapat program sekolah gratis.

Kedua dan ketiga, untuk seko­lah dengan standar pelayanan baik dan Sumbangan Pembi­naan Pendidikan (SPP), serta uang pangkal yang terjangkau mendapatkan sekolah gratis.

Keempat dan kelima, un­tuk sekolah dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sangat baik. Namun uang SPP dan uang pangkal tinggi tidak mendapatkan program sekolah gratis. Dengan perhitungan hasil simulasi yang telah dilakukan oleh Disdik, dibutuhkan tambah anggaran sekitar Rp 500-800 miliar untuk merealisasikan impian sekolah gratis.

Baca juga : Koalisi Prabowo Besar dan Kuat

“Ini baru gambaran saja, belum final ya. Usulan program sekolah gratis ini kami sudah melakukan kajian. Tinggal mengerucut kon­sekuensinya, bahwa tidak ada lagi yang namanya Bansos dan KJP,” tandasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 28 April 2024 dengan judul Demi Pemerataan Pendidikan Di Jakarta, Semua Sekolah Kudu Gratis

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.