Dark/Light Mode

Akibat Gelap Dan Minim CCTV

Duh, Taman Di Jakarta Jadi Tempat Esek-esek

Sabtu, 4 Mei 2024 06:50 WIB
Personel Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menunjukkan temuan alat kontrasepsi atau kondom bekas saat membersihkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Tugabus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (29/4/2024). (Foto: ANTARA/Risky Syukur/aa)
Personel Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menunjukkan temuan alat kontrasepsi atau kondom bekas saat membersihkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Tugabus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (29/4/2024). (Foto: ANTARA/Risky Syukur/aa)

 Sebelumnya 
Sementara itu, Anggota Komi­si A DPRD DKI Jakarta Simon Lamakadu menilai, temuan kon­dom di RTH ini bukti Distamhut dan Satpol PP lalai.

“Itu bentuk kelalaian untuk menjaga dan mengawasi RTH Tubagus Angke, Jakarta Barat sehingga disalahgunakan pe­runtukannya oleh oknum pada malam hari,” kata Simon.

Politisi Partai Solidaritas Indo­nesia (PSI) ini mendorong Sat­pol PP menggencarkan patroli, terutama pada malam hari. Dia juga menyarankan Distamhut membersihkan dan memangkas pohon secara rutin. Dan Dinas Bina Marga segera menambah lampu penerangan jalan.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin memastikan, pihaknya bakal menempatkan anggota setiap malam hari di RTH dan ruang publik yang rawan disalahgunakan.

Baca juga : Awas, Jangan Terpeleset!

“Kami tempatkan anggota, secara rutin, jaga di lokasi setiap malam,” tegas Arifin, Kamis (2/5/2024). Menurut Arifin, anak buahnya bakal mengawasi kawasan Pesing untuk antisipasi prostitusi terselubung.

Selain itu, dia juga melibat­kan unsur RT dan RW untuk sama-sama mengawasi wilayah tersebut.

Untuk membersihkan RTH dan wilayah sekitarnya sejauh 2 kilometer yang melintasi Ke­lurahan Wijaya Kusuma dan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan menerjunkan 200 petugas gabungan. Petugas gabungan terdiri dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satpol PP, Suku Dinas Perhubungan (Dishub), Suku Dinas Lingkungan Hidup, Suku Dinas Sumber Daya Air, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Suku Dinas Bina Marga, serta aparat Kepolisian dan TNI.

Camat Grogol Petamburan, Agus Sulaeman mengatakan, aksi bersih-bersih di bantaran Kali Angke menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait banyaknya sampah tisu dan bekas alat kontrasepsi di ka­wasan tersebut.

Baca juga : Bantah Gugat Ruben

Agus menjelaskan, masing-masing petugas melakukan bersih-bersih sesuai tugas dan fungsinya. Misalnya, Suku Di­nas Pertamanan dan Hutan Kota melakukan penopingan pohon. Kemudian, petugas Suku Dinas Bina Marga melakukan peng­gantian lampu PJU yang mati.

“Sementara PPSU bersama Sudis LH dan UPK Badan Air membersihkan sampahnya,” ujarnya.

Khusus sampah bekas alat kontrasepsi dan tisu, lanjut dia, dipisahkan, untuk selanjutnya diangkut masing-masing armada dari Suku Dinas Lingkungan Hidup dan Suku Dinas Perta­manan dan Hutan Kota.

Setelah dibersihkan, RTH ini dijaga Satpol PP Kota Ja­karta Barat dan kecamatan mulai malam ini. Agus menambahkan, pihaknya mengusulkan agar area ruang terbuka hijau itu dibuat­kan fasilitas jogging track untuk sarana olahraga masyarakat dan diberikan pagar.

Baca juga : KPK Obok-obok Setjen DPR

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 4 Mei 2024 dengan judul Akibat Gelap Dan Minim CCTV, Duh, Taman Di Jakarta Jadi Tempat Esek-esek

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.