Dark/Light Mode
Jalan Penghubung Di Depok Terendam Banjir 5 Bulan
Duh, Nggak Kebayang Penderitaan Warganya
Sebelumnya
Sementara, akun @hansolo_122 menilai, Kota Depok membutuhkan sosok pemimpin yang beda partai. Sebab, senjak pemimpinnya berasal dari partai berkuasa, Kota Depok terus mendapat sorotan karena kontroversialnya.
“Dah besok ganti aja dah. Jangan dari partai yang ono. Kalo yang ono menang lagi, yah siap-siap banjir lagi. Tahu kan lu pade partai yang gua maksud, Pe Ka Es” tulisnya.
Senada, akun @DavidWijaya82 juga menyentil kinerja pemimpin dari partai berkuasa di Depok. Dia mengusulkan Kota Depok dipimpin Kaesang Pangarep.
Baca juga : Pelaku Usaha Bakal Disertifikasi
“Sejak 2005, PKS berkuasa, Depok begitu problematik. Sudah saatnya diurus sama Mas Kaesang,” ucapnya.
Akun @bung_madin mengatakan, banjir yang terjadi di wilayah Bulak Barat bisa diprediksi jauh-jauh hari. Ironisnya, Pemkot justru melakukan pembiaran, bukan melakukan penanganan tepat dan capat.
“Sebagai catatan, Kelurahan Sawangan & Cipayung, selama ini menjadi salah satu titik rawan banjir di Kota Depok. Tiap musim penghujan, 2 daerah ini selalu mudah tergenang,” tegasnya.
Baca juga : Duh, Taman Di Jakarta Jadi Tempat Esek-esek
Akun @bung_madin menambahkan, pernyataan yang dia sampaikan bukan ‘pepesan kosong’, tapi didasarkan pada hasil penelitian dari Universitas Indonesia (UI).
“Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Geograf Indonesia 2019 menyebutkan, faktor utama banjir di Kota 1.000 Majelis adalah luapan sungai,” cuitnya sambil melampirkan artikel ilmiah UI.
Meski begitu, ada juga netizen yang membela dan mendukung Wali Kota Depok M Idris, yakni @SahabatIdris.
Baca juga : Awas, Jangan Terpeleset!
“Wali Kota Depok konkret kok, selesaikan banjir jembatan Cipayung-Pasir Putih,” tegasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 4 Mei 2024 dengan judul Jalan Penghubung Di Depok Terendam Banjir 5 Bulan, Duh, Nggak Kebayang Penderitaan Warganya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.