Dark/Light Mode

DPRD DKI Minta Perketat Pemeriksaan Kesehatan

Hewan Kurban Harus Bebas Antraks Dan PMK

Selasa, 4 Juni 2024 06:50 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Suhud Alynudin (Foto: DPRD DKI Jakarta)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Suhud Alynudin (Foto: DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
“Sapinya datang dari Jawa Timur, sembilan jam berdiri terus. Tapi nanti kami ambil sampel darahnya untuk uji labo­ratorium lagi. Kalau yang sakit itu biasanya karena perjalanan­nya jauh,” jelasnya.

Wali Kota Jakarta Selatan (Jak­sel) Munjirin meminta panitia kurban untuk mematuhi aturan dan syariat Islam dalam melak­sanakan penanganan hewan kur­ban. Menurut Munjirin, ketaatan terhadap aturan dan syariat Islam dapat mengurangi risiko penye­baran penyakit zoonosis dan penyakit hewan seperti antraks, PMK, Salmonella dan lainnya.

“Kami ingin memberikan jaminan keamanan dan kesehatan daging kurban bagi warga,” ujarnya, saat acara sosialisasi pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban yang Halal dan Thoyib di Kantor Wali Kota Jaksel, Jumat (31/5/2024).

Baca juga : Tim Garuda Percaya Diri

Dalam sosialisasi kepada pa­nitia kurban atau Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jaksel secara daring dan luring tersebut, Mun­jirin menegaskan, pihaknya akan memberikan pelatihan khusus terkait penanganan hewan kurban, penyembelihan halal dan penanga­nan daging kurban yang higienis.

Munjirin berharap, dengan pela­tihan tersebut, panitia kurban dapat memahami cara memperlakukan hewan kurban, penyembelihan sesuai aturan dan syariat Islam hingga tahapan pembagian hewan kurban kepada mustahik.

“Kami minta kepada Suku Di­nas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan agar mulai gencar melaksanakan monitoring kesehatan hewan kurban di di tempat penjualan,” pintanya.

Baca juga : Pecco Menang Sempurna

Dia juga meminta kepada un­sur terkait untuk terus melaku­kan sosialisasi agar para penjual hewan kurban tidak menggu­nakan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum).

“Semoga pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan dengan sukses, aman, lancar, dan penuh keberkahan. Warga dapat berkurban tanpa rasa khawatir dan mustahik penerima daging dapat mengonsumsi daging kurban dengan aman,” harapnya.

Kepala Suku Dinas KPKP Jaksel Hasudungan A. Sidabalok menuturkan, sosialisasi ini diikuti 110 peserta terdiri dari 50 panitia kurban atau perwakilan DMI, 10 perwakilan kecamatan dan 50 petugas dari Suku Dinas KPKP.

Baca juga : Menlu Retno Beberkan Kekejaman Israel Di Gaza

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan materi terkait kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam seluruh kegiatan kurban tahun ini,” jelasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 4 Juni 2024 dengan judul DPRD DKI Minta Perketat Pemeriksaan Kesehatan, Hewan Kurban Harus Bebas Antraks Dan PMK

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.