Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DPRD DKI Minta Perketat Pemeriksaan Kesehatan
Hewan Kurban Harus Bebas Antraks Dan PMK
Selasa, 4 Juni 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
“Sapinya datang dari Jawa Timur, sembilan jam berdiri terus. Tapi nanti kami ambil sampel darahnya untuk uji laboratorium lagi. Kalau yang sakit itu biasanya karena perjalanannya jauh,” jelasnya.
Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) Munjirin meminta panitia kurban untuk mematuhi aturan dan syariat Islam dalam melaksanakan penanganan hewan kurban. Menurut Munjirin, ketaatan terhadap aturan dan syariat Islam dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit zoonosis dan penyakit hewan seperti antraks, PMK, Salmonella dan lainnya.
“Kami ingin memberikan jaminan keamanan dan kesehatan daging kurban bagi warga,” ujarnya, saat acara sosialisasi pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban yang Halal dan Thoyib di Kantor Wali Kota Jaksel, Jumat (31/5/2024).
Baca juga : Tim Garuda Percaya Diri
Dalam sosialisasi kepada panitia kurban atau Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jaksel secara daring dan luring tersebut, Munjirin menegaskan, pihaknya akan memberikan pelatihan khusus terkait penanganan hewan kurban, penyembelihan halal dan penanganan daging kurban yang higienis.
Munjirin berharap, dengan pelatihan tersebut, panitia kurban dapat memahami cara memperlakukan hewan kurban, penyembelihan sesuai aturan dan syariat Islam hingga tahapan pembagian hewan kurban kepada mustahik.
“Kami minta kepada Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan agar mulai gencar melaksanakan monitoring kesehatan hewan kurban di di tempat penjualan,” pintanya.
Baca juga : Pecco Menang Sempurna
Dia juga meminta kepada unsur terkait untuk terus melakukan sosialisasi agar para penjual hewan kurban tidak menggunakan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum).
“Semoga pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan dengan sukses, aman, lancar, dan penuh keberkahan. Warga dapat berkurban tanpa rasa khawatir dan mustahik penerima daging dapat mengonsumsi daging kurban dengan aman,” harapnya.
Kepala Suku Dinas KPKP Jaksel Hasudungan A. Sidabalok menuturkan, sosialisasi ini diikuti 110 peserta terdiri dari 50 panitia kurban atau perwakilan DMI, 10 perwakilan kecamatan dan 50 petugas dari Suku Dinas KPKP.
Baca juga : Menlu Retno Beberkan Kekejaman Israel Di Gaza
“Pada kesempatan ini saya menyampaikan materi terkait kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam seluruh kegiatan kurban tahun ini,” jelasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 4 Juni 2024 dengan judul DPRD DKI Minta Perketat Pemeriksaan Kesehatan, Hewan Kurban Harus Bebas Antraks Dan PMK
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya