Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta Meluas
59 RT Dan Jalan Terendam, 1.600 Warga Mengungsi
Rabu, 5 Maret 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta William Aditya Sarana meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan dan tanggap menghadapi banjir.
“Kami sudah tidak kaget lagi, karena kejadiannya berulang selama beberapa waktu belakangan ini. Pemprov DKI Jakarta segera menangani bencana banjir agar segera surut di berbagai tempat,” kata William, Senin (3/3/2025).
Pada Minggu (2/3/2025) malam, lanjut William, tingginya curah hujan menyebabkan kenaikan debit air di beberapa pos pengawasan di sekitar Jakarta.
Salah satunya di Bendungan Katulampa, Bogor. Fenomena tersebut mengakibatkan Kali Ciliwung meluap dan airnya merendam puluhan RT di Jakarta. Di Daerah Pejaten Timur, genangan airnya mencapai ketinggian 1,5 meter.
Baca juga : Kimberly Ryder, Cari Suami Nggak Pelit Dan No Smoking
“Banjir ini termasuk yang paling parah. Kejadian ini bertepatan dengan hari-hari pertama bulan puasa, sehingga merepotkan banyak orang ketika mereka seharusnya beribadah dengan nyaman,” ucapnya.
William mengapresiasi upaya Pemprov DKI yang gerak cepat menyiapkan tempat-tempat pengungsian dan bantuan bagi para warga yang terdampak.
“Mereka harus segera mengerahkan mesin-mesin pompa untuk menyedot air yang menggenang dan membuat situasi kembali menjadi normal lagi,” pintanya.
Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga meminta Pemprov memberikan saran kepada Pemerintah Pusat agar melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang selama ini sudah dilakukan.
Baca juga : Pemerintah Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp 1 Triliun
“Modifikasi cuaca melalui penyemaian garam di awan sudah tepat. Langkah tersebut berhasil mengurangi curah hujan di Jakarta. Mungkin, hal itu perlu dilakukan kembali di wilayah-wilayah sekitar Jakarta hingga mencakup kawasan aglomerasinya,” sarannya.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu mengatakan, kejadian ini memperkuat alasan bagi Pemprov untuk meningkatkan koordinasi dengan wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur. Ini dilakukan sebagai langkah preventif dan mitigasi menghadapi banjir.
“Ini penting untuk mengetahui apa yang bisa dilakukan oleh Jakarta. Sedangkan Bogor, bagaimana mengurangi debit air, sehingga tidak terjadi banjir di sini,” katanya.
OMC yang dilakukan BPBD Jakarta pada periode 14-21 Februari 2025 terbukti berhasil mengurangi curah hujan dan mencegah potensi bencana banjir.
Baca juga : Dirut Pertamina Terpukul Dan Minta Maaf
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), OMC mampu mengurangi curah hujan sebesar 40-60 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan, sepanjang periode pelaksanaan OMC, cuaca di Jakarta hanya mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Tidak terpantau banjir. [RAA/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya