Dark/Light Mode

Saran Politisi PSI Pasca Kebakaran Di Gedung Bapenda

Dokumen Rusak Dan Hilang Harus Segera Dipulihkan

Selasa, 18 Agustus 2026 06:25 WIB
Kobaran api melahap Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, baru-baru ini. (Foto: Dok. Dinas Gulkarmat DKI)
Kobaran api melahap Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, baru-baru ini. (Foto: Dok. Dinas Gulkarmat DKI)

 Sebelumnya 
Keamanan data juga berlaku untuk data aset daerah yang dikelola Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD). Server dan pusat data berada di lokasi terpisah, sehingga tidak terdampak kebakaran.

Selain Bapenda, gedung tersebut digunakan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah, antara lain, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), Bank Jakarta, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). 

Total terdapat sekitar 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkantor di gedung tersebut. Untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan, Pemprov DKI menyiapkan sejumlah skema kerja sementara. 

Baca juga : Arsenal Kirim Sinyal Bahaya

Para ASN akan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) secara bergantian, berkantor di kantor suku dinas wilayah kota, maupun memanfaatkan gedung milik Pemprov DKI lainnya.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Berdasarkan informasi awal, titik api diduga berasal dari lantai 11 yang sedang direnovasi.

Sebanyak 37 unit mobil pemadam kebakaran, dengan dukungan 185 personel dikerahkan ke lokasi. Tiga kendaraan khusus, termasuk Bronto Skylift, turut diterjunkan untuk menjangkau titik api di lantai atas.

Baca juga : Trump Minta Latihan Militer Bersama Korsel Dikurangi

Proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam. Petugas menghadapi kondisi angin yang cukup kencang sebelum api berhasil dilokalisir sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (8/8/2026). 

Setelah itu, petugas melakukan pendinginan dan penyisiran di setiap lantai untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun potensi perambatan.

Dalam kejadian tersebut, seorang pekerja yang berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Korban kemudian dibawa ke RS Tarakan untuk mendapatkan pemeriksaan.

Baca juga : Adinia Wirasti, Date Night Tanpa Ponsel

Bayu juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau panjang. “Periksa kembali instalasi listrik di hunian masing-masing,” sarannya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.