Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Seharusnya Operasi Zebra Tetap Lakukan Tilang
Edukasi Tak Mempan Bikin Warga Patuhi Lalulintas...
Rabu, 4 November 2020 05:54 WIB
Sebelumnya
Lapor Polisi
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengimbau pesepada yang menjadi korban begal membuat laporan kepolisian.
Laporan itu dibutuhkan untuk mengungkap kasus yang tengah marak di Jakarta belakangan ini. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus mengaku, pihaknya sudah menerima lima laporan terkait kasus begal sepeda yang terjadi selama Oktober 2020, di Jakarta.
Penyidik masih mendalami apakah pelaku merupakan satu sindikat atau kelompok. “Laporan ini kita dalami. Ada satu kasus yang telah diungkap,” ujarnya.
Yusri memperkirakan, kasus yang terjadi lebih banyak dari laporan itu. Sebab, satu pelaku yang diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Menteng mengaku telah menjalankan aksi sebanyak tujuh kali. Polisi pun terkendala melakukan pengungkapan karena ada korban tidak melapor.
Baca juga : Stok Beras Melimpah, Mentan Sampaikan Terima Kasih Atas Kerja Kerja Para Petani
Mengenai apakah para pelaku merupakan sindikat atau kelom- pok, Yusri menyampaikan, penyidik masih mendalaminya. “Kami masih dalami semuanya, memang sedang marak kejadiannya. Tim sudah bergerak melakukan penyelidikan,” katanya.
Yusri mengimbau kepada masyyarakat untuk tidak sungkan melaporkan segala bentuk tidak kriminal kepada kepolisian. Karena laporan masyarakat akan sangat membantu pengungkapan kasus kriminal yang meresahkan warga masyarakat.
Polda Metro Jaya telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap pelaku kejahatan begal sepeda. Untuk mengantisipasi tindak kejahatan begal sepeda itu, polisi mengimbau kepada pengendara sepeda agar mengutamakan keselamatan.
Misalnya, tidak membawa barang berharga, menyimpan handphone di tempat aman, dan tidak bersepeda sendirian. Pihaknya sudah melakukan langkah preventif untuk menekan kejahatan jalanan, termasuk kasus pencurian yang bela- kangan menimpa pesepeda.
“Kami meningkatkan patroli di daerah-daerah yang dipetakan sebagai rawan terjadi tindak pidana kejahatan,” ungkapnya.
Baca juga : Polda Metro Tetapkan 54 Tersangka Demo Tolak Omnibus Law Cipta Kerja
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jakarta Selatan, Komisaris Besar (Kombes) Budi Sartono mengatakan, pihaknya akan memberlakukan patroli di jalur perlintasan sepeda untuk meningkatkan keselamatan warga.
Pemantauan ini akan berlangsungkan selama Sabtu dan Minggu untuk mengantisipasi aksi pembegalan sepeda yang masih terus berlanjut. “Pengamanan ini sangat humanis, dengan menyapa para goweser dengan tujuan meyakinkan warga atau goweser aman berolahraga, apalagi di saat pandemi,” ungkapnya.
Personelnya, lanjut Budi, akan ditempatkan di tempat wilayah yang rutin dilalui para pesepeda. Rute tersebut sepanjang Jalan Sudirman yang masuk wilayah Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Cilandak, dan Pondok Indah. Selain itu, dalam mencegah aksi begal sepeda kepolisian sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus. Guna melakukan pencegahan agar tidak terulang kembali.
“Aksi begal ini mengincar pesepeda yang dinilai orang kaya. Ini terlihat dari aksesoris yang dipakai,’’ ungkapnya.
Galakkan Siskamling
Baca juga : Taliban Bunuh 28 Polisi Afghanistan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk melawan kejahatan begal pesepeda. ‘’Kami sudah mendengar beberapa kejadian di wilayah DKI Jakarta. Kami sudah koordinasi dengan aparat keamanan untuk sama-sama kita segera atasi,” ujarnya.
Riza meminta masyarakat bekerja sama dalam menjaga keamanan. Untuk itu, Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang ada di masyarakat agar digalakkan kembali. [RMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya