Dark/Light Mode

3.000 Wisatawan Datangi Kepulauan Seribu

Bupati Junaedi: Protokol Kesehatan Ketat Dari Dermaga Sampai Ke Homestay

Senin, 28 Desember 2020 08:43 WIB
Bupati Kepulauan Seribu Junaedi. (Foto: Ist)
Bupati Kepulauan Seribu Junaedi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 3.018 wisatawan berkunjung di Kepulauan Seribu, Jakarta, saat libur Natal kemarin. Protokol kesehatan berjalan dengan ketat, dari mulai pelabuhan pemberangkatan, dermaga pulau, hingga di tempat wisata di Kepulauan Seribu.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu Puji Hastuti mencatat, pada 24 Desember sebanyak 1.355 orang wisatawan bertolak ke Pulau Seribu. Sedangkan pada 25 Desember, sebanyak 1.663 wisatawan. "Lima di antaranya wisatawan mancanegara," kata Puji dalam keterangannya yang diterima, akhir pekan lalu.

Wisatawan tersebut datang dari berbagai dermaga seperti Kaliadem, Muara Angke, Tanjung Pasir, Rawasaban, dan Marina Ancol. Wisatawan menuju ke Kepulauan Seribu seperti Pulau Tidung, Pari, dan Pramuka.

Berdasarkan pengamatan, di setiap dermaga keberangkatan dan tujuan, diawasi ketat oleh petugas gabungan dari instansi. Mereka turun mengawasi protokol kesehatan di lokasi wisata, khususnya yang ditetapkan sebagai pengendalian ketat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Berita Terkait : Prosesi Pemakaman Kakak Menko Polhukam Tertib Protokol Kesehatan

Tercatat beberapa lokasi wisata Kepulauan Seribu yang ditetapkan sebagai lokasi pengendalian ketat yakni Pantai Sakura, Pantai Taman Arsa, Jembatan Cinta, Pantai Pasir Perawan, Pantai Matahari dan Pantai Bintang.

"Melalui pengawasan ketat ini, protokol kesehatan dipatuhi dan penyebaran Covid-19 semoga dapat dikendalikan," yakin Puji.

Di dermaga di daratan Jakarta, wisatawan yang berasal dari luar Jabodetabek wajib menyertakan surat keterangan hasil negatif Covid-19 rapid test antigen. Sementara untuk kapasitas kapal penumpang yang akan mengangkut wisatawan ke Kepulauan Seribu, dibatasi jumlahnya maksimal 50 persen. Wisatawan juga wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, selama di dermaga dan di dalam kapal.

Berbagai protokol ini tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 21 Tahun 2020 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Laut selama Masa Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Tengah Pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Mantap, 96 Persen Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Tak cuma di dermaga keberangkatan menuju Kepulauan Seribu, pengawasan ketat juga dilakukan di beberapa titik lainnya yang dianggap potensial terjadi kerumunan. Dari mulai pintu masuk hingga di seluruh pulau wisata. Untuk homestay juga jumlah tamu dibatasi 50 persen dari kapasitas.

Selain itu, di semua tempat wisata di Kepulauan Seribu sama sekali dilarang mengadakan perayaan Tahun Baru 2021 untuk menghindari kerumunan. Jam operasional pun dibatasi. Semua jam operasional kegiatan dibatasi maksimal hingga pukul 19.00 WIB. Ini sesuai dalam SK Kadis Parekraf Nomor 509 Tahun 2020. Pengawasan ketat di kawasan Kepulauan Seribu ini berlaku sejak tanggal 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

"Sosialisasi sudah dilakukan secara door to door sejak pertengahan bulan lalu kepada pemilik usaha dan jasa wisata, juga melalui spanduk di lokasi-lokasi strategis. Belum ada yang melanggar," katanya.

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menyakinkan, protokol kesehatan telah berjalan ketat selama libur Natal hingga Tahun Baru nanti. "Seluruh jajaran dikerahkan untuk memantau wilayah Kepulauan Seribu. Betul ada 3 ribuan wisatawan saat libur Natal akhir pekan kemarin. Kita awasi dari dermaga, hingga homestay," kata Junaedi saat dikontak RMco.id Senin (28/12).

Baca Juga : Ini 5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta

Dia yakin, Kepulauan Seribu akan tetap aman dari penyebaran Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru kali ini. "Sudah dari depan pintu masuk, petugas gabungan melakukan pengawasan ketat. Kapasitas kapal, homestay, juga kami batasi 50 persen. Insyaallah aman hingga selesai liburan Tahun Baru," tandasnya. [FAQ]