Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Target Penjualan Rumah DP 0 Rupiah Berubah
Janji Kampanye Anies Nggak Berjalan Mulus
Senin, 15 Maret 2021 06:46 WIB
Sebelumnya
Menurut dia, hunian di Klapa Village, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, dibangun di atas lahan kurang lebih 5.686 meter persegi (m2). Dari jumlah 780 unit, terdapat 2 tipe hunian, yakni tipe 21 sebanyak 420 unit dan tipe 36 sebanyak 360 unit.
“Jumlah pendaftar untuk rumah DP 0 rupiah di Pondok Kelapa sebanyak 37.405 orang. Yang lolos verifikasi 24.938 orang. Survei unit 21.693 orang. Yang sedang proses di bank 1.303 dan jumlah yang terjual 599 unit,” ungkap Sarjoko.
Baca juga : Untung, Anies Nggak Ikutan
Kemudian, selain di Pondok Kelapa, rumah DP 0 rupiah juga terdapat di Bandar Kemayoran dan Sentraland Cengkareng. Pembangunan rumah di dua lokasi ini dilakukan atas kerja sama antara pihak Pemprov DKI Jakarta dengan BUMN, yakni Perum Perumnas.
Menurut Sarjoko, di Bandar Kemayoran ada 38 unit dan semuanya sudah terjual. Pendaftar sebanyak 455 orang, yang lolos verifikasi 420 orang dan proses di bank sebanyak 77. Sedangkan di Sentraland Cengkareng terdapat 64 unit dan sudah terjual 44 unit dengan pendaftar 833 orang, yang lolos verifikasi 781 dan proses bank 166.
Baca juga : KPK Perpanjang Penahanan Juliari Batubara dan Anak Buahnya
Pemprov DKI Jakarta menargetkan hingga tahun 2022 menyediakan 232.214 rumah susun DP 0 rupiah sebagaimana disebutkan dalam RPJMD 2017-2022. Dari target rusunami 232.214 di RPJMD, sebanyak 14.000 unit diadakan oleh Badan Usaha Mi- lik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI, ditambah 218.214 unit disediakan melalui KPBU dan pengembang swasta.
Karena situasi pandemi Covid- 19 dengan konstraksi anggaran, Pemprov DKI Jakarta berencana mengubah target tersebut, yakni menjadi 10.460 unit rusunami. Itu akan disediakan oleh BUMD sebanyak 6.971 unit dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 3.489 unit. Sedangkan target rusunami yang disediakan oleh pengembang swasta tidak disebutkan angkanya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya